Upaya Tuntaskan Aset: Disperkimhub Sumenep Kejar Sertifikasi 1.300 Bidang Tanah

Rabu, 12 November 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Disperkimhub Sumenep, Drs Yayak Nur wahyudi, M.Si

Foto. Kepala Disperkimhub Sumenep, Drs Yayak Nur wahyudi, M.Si

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mempercepat proses sertifikasi aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Langkah ini dilakukan untuk mempermudah penelusuran dokumen lama serta riwayat kepemilikan tanah yang diperlukan dalam proses sertifikasi.

Kepala Disperkimhub Sumenep Yayak Nurwahyudi melalui Kepala Bidang Pertanahan, Heri Kushendrawan, menjelaskan bahwa berdasarkan kartu inventarisasi barang dan tanah, tercatat sebanyak 2.200 bidang tanah sebagai aset Pemkab Sumenep.

Baca Juga :  Ketahanan Pangan Jungkat Disorot, FPR Desak Audit Dana Desa Rp200 Juta

Dari jumlah tersebut, sebanyak 916 bidang sudah bersertifikat, sementara sekitar 1.300 bidang lainnya masih dalam proses penyelesaian sertifikasi oleh pemerintah daerah.

Heri mengungkapkan, sebagian besar dari 2.200 aset tanah itu dimanfaatkan untuk perkantoran pemerintah daerah serta lahan pertanian yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep.

Namun, proses sertifikasi kerap menghadapi kendala, terutama dalam penelusuran pemilik tanah sebelumnya beserta ahli warisnya yang sering kali sulit dilacak karena data yang tidak lengkap.

Baca Juga :  Petani Milenial Sumenep Garap Greenhouse Sayuran Premium, DKPP Beri Apresiasi

Menurut Heri, proses pelacakan membutuhkan waktu panjang karena harus memastikan siapa pemilik awal, keberadaan ahli waris, serta melengkapi dokumen pendukung yang membutuhkan tanda tangan para saksi dari lingkungan sekitar.

Karena itu, Disperkimhub memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Pemdes untuk mempercepat pengumpulan data asal-usul kepemilikan tanah yang akan disertifikasi.

Pemdes dinilai memiliki sumber data penting, mulai dari persil, letter C, hingga catatan lokal lainnya yang dapat membantu proses penelusuran dokumen riwayat tanah.

Baca Juga :  Salahsatu Warga Asal Desa Legung Timur Laksanakan Puasa 24Jam, Ternyata ini Alasannya

Melalui sinergi tersebut, pihaknya optimistis pelacakan data bisa lebih cepat sehingga proses sertifikasi dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Heri menegaskan bahwa Disperkimhub menargetkan seluruh aset tanah Pemkab Sumenep yang belum bersertifikat dapat dituntaskan dalam waktu lima tahun ke depan.

Dengan penyelesaian sekitar 1.300 bidang tanah yang tersisa, diharapkan proses penataan dan legalitas aset daerah semakin kuat serta meminimalkan potensi sengketa di masa mendatang.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kabar Baik Petani Sumenep, TIHT Tembakau 2026 Resmi Naik di Semua Kategori
Kapolresta Sumenep Kunjungi Asosiasi Media Usai Ramai Boikot, Sampaikan Pesan Kolaborasi dengan Pers
Dilantik di UIN Madura, GP Ansor Tlanakan Usung Gerakan Ideologis dan Ekonomi Mandiri
Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, KUA-PPAS 2027 Sumenep Resmi Disepakati
Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati
Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat
Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Kabar Baik Petani Sumenep, TIHT Tembakau 2026 Resmi Naik di Semua Kategori

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:49 WIB

Kapolresta Sumenep Kunjungi Asosiasi Media Usai Ramai Boikot, Sampaikan Pesan Kolaborasi dengan Pers

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:56 WIB

Dilantik di UIN Madura, GP Ansor Tlanakan Usung Gerakan Ideologis dan Ekonomi Mandiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, KUA-PPAS 2027 Sumenep Resmi Disepakati

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:24 WIB

Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak

Berita Terbaru

Berita

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:33 WIB