Wow! Kurniadi Ungkap Keterlibatan Sosok Mantan M1 dengan Raja Properti Bumi Sumekar

- Pewarta

Minggu, 24 Desember 2023 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Advocat Nasional Kurniadi SH (Kiri), Istri Mantan M1 Nurfitriana, SE (Tengah), KH Abuya Busyro Karim, Mantan M1 (Kanan)

Foto. Advocat Nasional Kurniadi SH (Kiri), Istri Mantan M1 Nurfitriana, SE (Tengah), KH Abuya Busyro Karim, Mantan M1 (Kanan)

SUMENEP, nusainsider.com Persoalan ‘Bisnis’ dengan Raja Properti Bumi sumekar yang ramai menjadi topik pemberitaan media di berbagai catatan dengan menyebutkan berbagai pejabat daerah diantaranya ADP dan HS. Kini muncul Mantan M1 yang dinilai menyalahgunakan kekuasaannya dengan menghalalkan berbagai cara.

Mencoba menggali lebih dalam mengenai ‘bisnis’ beberapa sosok Pejabat dan Mantan Pejabat Sumenep yang disebut dalam berbagai pemberitaan di media, ada Nama Mantan M1 ABK, KRS dan lain-lain yang pastinya akan terungkap ke publik sebelum ledakan kembang api pergantian Tahun terjadi, “kata Kurniadi kepada media nusainsider.com Minggu 24/12/2023.

Mantan M1 ini adalah tokoh yang berpengaruh di kabupaten yang berjuluk kota keris sejak berada di Legislatif hingga ke eksekutif, Abuya Busyro Karim merupakan sosok yang memiliki pengaruh besar baik dikalangan kelas bawah, menengah dan atas.

Baca Juga :  Fauzi As Ungkap Pejabat Kresek Hitam di Sumenep, Orangnya Tak Asing

Namun siapa sangka, pengaruh dan kekuasaan yang dia miliki justru tercoreng dan terungkap akibat perbuatan yang ia lakukan dimasalalu (red. Sejak berkuasa).

Kurniadi sapaan akrabnya menyampaikan keterlibatan Mantan M1 pada persoalan ‘Bisnis Properti’ itu menyampaikan bahwa yang dilakukan ABK merupakan penyalahgunaan pengaruh dan atau kekuasaan oleh KH Busyro kepada H. Sugianto.

ABK Meminta jatah tanah untuk meloloskan suatu proyek milik HS. Namun Kenyataannya, proyeknya tak lolos tapi tanah HS sudah diambil duluan oleh ABK.

Dan untuk menyamarkan tindakan tersebut, ABK merubah kepemilikan tanah tersebut kepada istrinya, Nurfitriana, yang saat ini juga menjadi tokoh perempuan di Sumenep sekaligus DPRD Provinsi Jawa Timur dapil Madura, “Jelasnya.

Baca Juga :  Menolak Kompromi ; Garda Raya Berhasil Lengserkan Bidan Windu dari Puskesmas batang-batang

Benar, semula tanah tersebut milik H Sugianto kemudian dibalik nama ke an Nurfitriana. Proyek dimaksud berupa pengadaan tanah tahun 2020.

Yang dilakukan Abuya Busyro Karim kepada H Sugianto adalah Gratifikasi mas. Atau lebih detailnya merupakan suap yang tertunda atau biasa disebut sebagai ‘suap terselubung’.

Ketika seorang Pegawai Negeri atau penyelenggara negara terbiasa menerima gratifikasi yang dilarang, mereka dapat terjerumus ke dalam bentuk korupsi lainnya, seperti suap, pemerasan, dan pelanggaran korupsi lainnya. Oleh karena itu, gratifikasi dianggap sebagai akar dari perilaku korupsi, “Jelasnya.

Gratifikasi dilarang karena dapat mendorong Pegawai Negeri atau penyelenggara negara untuk bertindak tidak objektif, tidak adil, dan tidak profesional dalam menjalankan tugas mereka.

Dan terkait pelanggaran hukumnya, Urusan penggunaan pasal, itu sangat bergantung pada hasil penyidikan. Namun secara global, itu masuk dalam domain korupsi, “Tambahnya.

Sementara itu, pihak media tidak punya akses guna konfirmasi kepada ABK, NF dan HS perihal Gratifikasi dan ‘Bisnis Properti’ yang terjadi.

Loading

Berita Terkait

Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya
Dispendukcapil Sumenep Maksimalkan Penerapan IKD, Ini Manfaat dan Keunggulannya
Achmad Fauzi Bersama Faisal Muhlis Terima Rekomendasi dari DPP PAN Sebagai Cabup dan Cawabup 2024
Geger! Warga Sumenep Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik Merah
PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik
SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka
Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya
Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:53 WIB

Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:54 WIB

Dispendukcapil Sumenep Maksimalkan Penerapan IKD, Ini Manfaat dan Keunggulannya

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:48 WIB

Achmad Fauzi Bersama Faisal Muhlis Terima Rekomendasi dari DPP PAN Sebagai Cabup dan Cawabup 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:59 WIB

PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:37 WIB

SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:42 WIB

Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:38 WIB

Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:38 WIB

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445H, Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Begini

Berita Terbaru