Wow Pengadaan Pakaian Adat Puskesmas Gayam Sumenep Capai Rp 49 Juta

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Puskesmas Gayam, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan setelah diketahui menganggarkan pengadaan pakaian adat atau “Barang Belanja Pakaian Adat” ditaksir mencapai sekitar Rp 49 juta pada tahun anggaran 2026.

Anggaran tersebut diketahui bersumber dari dana BLUD (red. Badan Layanan Umum Daerah) dan dinilai cukup fantastis jika dibandingkan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih mendesak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman Inaproc.co.id pengadaan tersebut masuk dalam pos belanja barang tahun 2026. Namun hingga kini belum diketahui secara rinci jumlah unit pakaian adat yang akan dibeli maupun spesifikasi barang yang dimaksud.

“Kemarin kami hanya diminta untuk mengirim ukuran blangkon, untuk baju adat kami tidak tahu,” ujar salah satu pegawai Puskesmas Gayam yang meminta namanya dirahasiakan.

Besarnya nilai anggaran itu memunculkan pertanyaan publik terkait asas efisiensi dan kepatutan penggunaan dana BLUD di lingkungan puskesmas.

Baca Juga :  Onshore Kangean Bukan Ancaman - Melainkan Harapan Masa Depan Madura

Pasalnya, perbandingan mencolok terlihat di Puskesmas Nonggunong, Kabupaten Sumenep yang juga menganggarkan kebutuhan serupa, namun pagu anggaran yang tercantum hanya sebesar Rp 800 ribu.

Sejumlah Pegawai Puskesmas Nonggunongn diminta untuk membeli pakaian adat sendiri untuk memenuhi perintah keseragaman pakaian adat Pemkab Sumenep.

Perbedaan anggaran yang sangat jauh tersebut memicu dugaan adanya ketidakwajaran dalam penyusunan rencana belanja.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Buktikan Pelayanan 24 Jam: Pasien BPJS Melahirkan Lancar

Koordinator Advokasi IKA PMII Sapudi, Mas’udi menilai dana puluhan juta rupiah untuk pakaian adat seharusnya dapat dialihkan pada kebutuhan pelayanan kesehatan yang lebih prioritas, seperti pengadaan obat-obatan, peningkatan fasilitas pasien, hingga alat kesehatan dasar.

“Kalau benar hanya untuk pakaian adat, anggaran Rp 49 juta itu sangat besar. Apalagi dibandingkan dengan puskesmas tetangga yang hanya ratusan ribu,” sergah Udi, sapaan akrab Mas’udi.

Manurut Udi, penggunaan dana BLUD sendiri sejatinya ditujukan untuk menunjang peningkatan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Berkontribusi Terhadap Kemajuan Pertanian, Petani Tamidung Batang-batang Siap Memenangkan Pasangan FAHAM

Karena itu, setiap pengeluaran diharapkan tetap mengedepankan prinsip transparansi, efektivitas, dan efisiensi.

“Apalagi pakaian adat di sejumlah puskesmas Sumenep ini hampir setiap tahun dianggarkan, mulai dari batik tulis hingga pakaian adat kraton,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak Puskesmas Gayam belum memberikan penjelasan resmi terkait rincian kebutuhan maupun dasar perhitungan anggaran pengadaan pakaian adat tersebut.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Benarkah Sumenep Dianaktirikan? Data APBN 2025 Justru Tunjukkan Kucuran Anggaran Fantastis
Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, SDN Talango 1 Resmikan Perpustakaan Ramah Anak
Aksi “Jumat Berkah” di Legung Timur, Bukti Kolaborasi Nyata Peduli Lingkungan
Inovasi Baru Cafe & Resto Lotus, Avocado Kopi Tawarkan Sensasi Segar dan Elegan
Disperkimhub Sumenep Usulkan 800 BSPS, Prioritaskan Rumah Layak bagi Warga Miskin
Kasus Asusila Anak di Sumenep Terungkap, Pelaku Diamankan di Jawa Barat
Wow! UPP Kelas III Sapudi Kelola Anggaran 151M Untuk Kebutuhan Pelabuhan Laut
Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:31 WIB

Wow Pengadaan Pakaian Adat Puskesmas Gayam Sumenep Capai Rp 49 Juta

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:43 WIB

Benarkah Sumenep Dianaktirikan? Data APBN 2025 Justru Tunjukkan Kucuran Anggaran Fantastis

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:23 WIB

Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, SDN Talango 1 Resmikan Perpustakaan Ramah Anak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:54 WIB

Aksi “Jumat Berkah” di Legung Timur, Bukti Kolaborasi Nyata Peduli Lingkungan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:46 WIB

Inovasi Baru Cafe & Resto Lotus, Avocado Kopi Tawarkan Sensasi Segar dan Elegan

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:34 WIB

Kasus Asusila Anak di Sumenep Terungkap, Pelaku Diamankan di Jawa Barat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:56 WIB

Wow! UPP Kelas III Sapudi Kelola Anggaran 151M Untuk Kebutuhan Pelabuhan Laut

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:54 WIB

Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun

Berita Terbaru