Bassra Ajak Masyarakat Hormati Perbedaan Pandangan dan Dukungan di Pemilu 2024

Sabtu, 27 Mei 2023 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (Bassra) Saat menggelar silaturahmi dan halalbihalal di Gedung Utama Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-MaduraP4TM

Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (Bassra) Saat menggelar silaturahmi dan halalbihalal di Gedung Utama Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-MaduraP4TM

PAMEKASAN, nusainsider.com Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (Bassra) ajak semua pihak elemen masyarakat madura untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan pemilu 2024 dengan saling menghormati perbedaan pandangan dan dukungan.

Penyampaian tersebut disampaikan ketua panitia BASSRA, H. Khairul Umam dalam acara silaturahim dan halalbihalal ulama dan tokoh madura di Gedung utama Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) jalan raya Pasar Blumbungan Larangan. Sabtu (27/5/2023) pukul 13.00 wib.

Ketua Panitia Silaturahmi dan Halalbihalal Bassra H. Khairul Umam menerangkan bahwa kecintaan ulama Madura terhadap masyarakat luar biasa.

“Jadi salah satu bentuk kecintaan ulama ialah mendorong kesejahteraan untuk petani tembakau. Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) dibentuk atas dorongan dan restu Bassra,” ungkapnya.

Baca Juga :  Astaga! Kepala Puskesmas Akui Takut Dicap Jahat, Pungli di Lahan Negara Bisa Berakhir di Jeruji Besi

Sementara KH Mohammad Syafik Rofii Sekretaris Jendral BASSRA, menyatakan bahwa Badan Silaturrahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) secara kelembagaan tidak berpihak terhadap salah satu kandidat manapun di Pemilu 2024.

Selanjutnya, pihaknya menyatakan Madura memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM)
seperti Tembakau, Garam, Migas, maka dipandang perlu bagi semua putra-putri Madura untuk saling bahu membahu dan bersama-sama memikirkan tentang masa depan Madura.

Baca Juga :  Prosesi Arya Wiraraja, Simbol Kebesaran Sejarah Warnai Hari Jadi ke-756 Sumenep

“Berharap agar potensi Sumber Daya Alam (SDA) Madura dapat dekelola secara maksimal
dengan cara pemerintah daerah dan pengusaha lokal saling bersinergi dan mendukung
terciptanya pembangunan Madura dan bermanfaat bagi masyarakat Madura dengan
memperhatikan kearifan lokal yang ada di masyarakat, “pungkasnya.

Selanjutnya, ia menyampaikan terjadinya polemik tentang isu RUU kesehatan yang menyamakan tembakau dan turunannya salah satu Zat Adiktif sehingga membuat resah masyarakat madura terutama petani tembakau dan buruh pabrik.

“Maka dari itu meminta dan menekan pemerintah untuk meninjau ulang RUU kesehatan khususnya pasal 154 dan pasal 156, karena berpotensi merugikan banyak pihak khususnya para petani tembakau,” Urainya.

Baca Juga :  Wow ! Event Madura Culture Festival, Cara Bupati Sumenep Kenalkan Budaya Nusantara

Dalam acara berlangsung dihadiri Menko Polhukam Mahfud Md dan ulama serta tokoh Madura.

Selain itu juga dihadiri pengurus BASSRA diantaranya koordinator Sumenep (KH. Dr. Ahmad Fauzi Tijani, KH. Muhammad Sholahuddin A. Warits), Koordinator wilayah Pamekasan (KH. Mudassir Badruddin, KH. A. Ali Rahbini).

Selanjutnya dihadiri Koordinator Sampang (KH. Mahrusy Abdul Malik, KH. Syafiudin Wahid) Koordinator wilayah Bangkalan (KH. Makki Nasir, KH. Imam Buchori Cholil), Koordinator pusat (RKH. Muhammad Rofii Baidowi), Sekjen (KH. Mohammad Syafik Rofii Baidowi).

Loading

Berita Terkait

Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan
Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan
Hadirkan Solusi Belanja Hemat, Istana Perabot Serba 2000 Dibuka di Ambunten
Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan
Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 04:49 WIB

Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 01:45 WIB

Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan

Minggu, 19 April 2026 - 19:20 WIB

Hadirkan Solusi Belanja Hemat, Istana Perabot Serba 2000 Dibuka di Ambunten

Minggu, 19 April 2026 - 17:26 WIB

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan

Minggu, 19 April 2026 - 14:11 WIB

Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Berita Terbaru