Kasus Penembakan Petugas SPBU Belum Terungkap, Senator Lia Soroti Kinerja Polres Sampang

Jumat, 24 Oktober 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I (Kiri), Ilustrasi Penembakan (Kanan)

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I (Kiri), Ilustrasi Penembakan (Kanan)

SAMPANG, nusainsider.comAnggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr. Hj. Lia Istifhama menyampaikan keprihatinan mendalam atas lambannya penanganan kasus penembakan terhadap petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sampang, Madura.

Hingga kini, kasus yang menyita perhatian publik tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan, meski sejumlah bukti dan keterangan saksi dikabarkan telah lengkap. Kondisi itu memunculkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat.

Menurut Lia sapaan akrabnya, masyarakat berhak mendapatkan keadilan dan kepastian hukum, terutama dalam kasus kekerasan yang mengancam keselamatan jiwa.

Ia menegaskan, aparat penegak hukum (APH) harus bekerja cepat, profesional, dan transparan agar kepercayaan publik terhadap institusi hukum tidak semakin luntur.

“Saya sangat menyesalkan lambannya proses hukum di Polres Sampang. Berdasarkan informasi yang saya terima, bukti dan saksi sudah lengkap, namun pelaku masih belum ditangkap. Ini menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat,” ujar Lia, Jumat (24/10).

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, dalam sistem hukum yang berkeadilan tidak seharusnya ada perbedaan perlakuan terhadap siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana. Aparat penegak hukum, katanya, memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk melindungi masyarakat serta menegakkan hukum secara objektif.

“Negara hadir untuk melindungi warganya, bukan membiarkan mereka menunggu keadilan tanpa kepastian. Saya berharap Polres Sampang segera mengambil langkah konkret agar kasus ini tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Lia juga menegaskan bahwa penegakan hukum yang tegas bukan hanya tentang menghukum pelaku, tetapi juga memulihkan rasa keadilan dan keamanan masyarakat yang terguncang akibat insiden tersebut.

Baca Juga :  Lantunan Shalawat Kembali Dilangitkan, Belasan Ribu Massa Serukan Kemenangan FAHAM

Ia mendorong adanya evaluasi dan pengawasan terhadap kinerja aparat penegak hukum di tingkat daerah. Setiap laporan masyarakat, menurut Lia, harus ditindaklanjuti secara cepat dan transparan untuk menghindari persepsi negatif terhadap lembaga hukum.

“Keterlambatan dalam proses hukum dapat mengikis kepercayaan publik. Aparat harus mampu menunjukkan komitmen nyata terhadap prinsip keadilan,” tuturnya.

Selain itu, Lia menilai penting bagi lembaga kepolisian menjalin komunikasi terbuka dengan masyarakat dan keluarga korban. Transparansi informasi diyakini dapat mencegah spekulasi yang berkembang di ruang publik dan menjaga kepercayaan sosial.

Baca Juga :  Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan, Abang Becak di Sumenep Sampaikan Terimakasih kepada Bupati Sumenep

Kasus penembakan petugas SPBU di Sampang ini menambah daftar panjang persoalan hukum yang menunggu penyelesaian di wilayah Madura. Publik pun berharap aparat dapat segera bertindak agar keadilan benar-benar dirasakan oleh semua pihak.

“Saya percaya, jika aparat bekerja profesional, kasus ini bisa segera terungkap. Yang dibutuhkan hanyalah niat untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Keadilan adalah hak setiap warga negara,” pungkas Lia.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional
Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret
Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan
Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:47 WIB

Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 04:49 WIB

Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 01:45 WIB

Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan

Minggu, 19 April 2026 - 19:20 WIB

Hadirkan Solusi Belanja Hemat, Istana Perabot Serba 2000 Dibuka di Ambunten

Berita Terbaru