Yuk Bersiap! Buntut Unggahan Tiktok Go Sumenep, Dua Media Lokal Sumenep Angkat Suara

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Grup Musik Tong-tong Legendaris Asal Sumenep, Mega Remmeng, Gong Mania, Angin Ribut dan Lendhu Sagara.

Foto. Grup Musik Tong-tong Legendaris Asal Sumenep, Mega Remmeng, Gong Mania, Angin Ribut dan Lendhu Sagara.

SUMENEP, nusainsider.com Dalam gelaran Launching Event 2026 dan Anugerah Inovasi Daerah, muncul kejutan menarik dari dunia maya. Sebuah unggahan akun media sosial Go Sumenep pada 24 Oktober 2025 malam memantik perhatian publik setelah salah satu komentar netizen berisi harapan unik namun sarat makna tentang kesenian Madura.

Komentar itu berbunyi ajakan agar Sumenep menggelar acara mempertemukan 4 (Empat) musik Tong-Tong Mega Remmeng, Angin Ribut, Gong Mania dan Lendhu Sagara. Ujaran sederhana itu langsung ramai diperbincangkan dan mendapat sambutan positif dari warganet lainnya.

Menurut pantauan Redaksi Media Nusainsider.com, komentar penuh harapan itu sejatinya mewakili suara masyarakat Sumenep yang merindukan panggung besar untuk kesenian lokal.

Harapan itu mencerminkan keinginan agar seni tradisional Madura terus dilestarikan sebagai bagian dari penguatan identitas budaya serta promosi wisata daerah.

Redaksi Nusainsider.com bersama Detikzone.id menilai, aspirasi tersebut layak diwujudkan. Oleh karena itu, kedua media tersebut berkomitmen untuk menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam menghadirkan kolaborasi spektakuler pada penghujung tahun 2025.

Baca Juga :  MH. Said Abdullah Ajak Pemuda Sumenep Rawat Persatuan di Era Digital

Dalam rencana tersebut, akan dihadirkan empat grup musik legendaris Madura untuk tampil bersama dalam Festival Kolaborasi Seni Madura, bertepatan dengan perayaan ulang tahun kedua media tersebut.

Pimpinan Redaksi Nusainsider.com, Toifur Ali Wafa, menyampaikan bahwa kolaborasi itu diinisiasi sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat masyarakat dalam menjaga warisan budaya.

“Kami sangat berharap bisa berkolaborasi dengan Pemkab Sumenep untuk mewujudkan keinginan masyarakat menikmati alunan musik kesenian Madura, terutama di Kabupaten Sumenep. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga penguatan budaya, promosi wisata, dan dukungan bagi UMKM lokal,” ungkap Toifur dengan penuh semangat.

Menurutnya, aspirasi masyarakat seperti yang muncul di kolom komentar Go Sumenep tersebut telah lama menjadi pembicaraan di berbagai kalangan. Karena itu, pihaknya akan menyiapkan semua kebutuhan teknis dan konsep acara agar dapat menghadirkan pertunjukan yang menghibur sekaligus bermakna.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum kebahagiaan bersama, sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat. Harapannya, Pemkab Sumenep bisa mendukung penuh rencana kolaborasi ini,” lanjut Toifur.

Toifur Ali wafa yang akrab disapa Toifur menegaskan, kolaborasi budaya seperti ini akan menjadi bukti nyata bahwa media lokal bukan hanya sarana informasi, melainkan juga penggerak ekonomi kreatif dan pelestari budaya daerah.

Baca Juga :  Terungkap dari Lapangan, 14 Hari di Sapeken Buka Fakta Ketertinggalan Wilayah Kepulauan
Foto. Screenshot Harapan Salahsatu Masyarakat Madura dalam Unggahan Tiktok Go Sumenep (Redaksi nusainsider.com)

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, juga memberikan respon positif terhadap wacana yang muncul dari komentar tersebut. Ia menilai, interaksi sederhana di media sosial kadang menjadi pemantik gagasan besar bagi kemajuan daerah.

“Kami melihat komentar itu bukan sekadar candaan, tapi bentuk cinta masyarakat terhadap seni Madura. Karena itu, Detikzone.id siap bersinergi dengan Nusainsider dan Pemkab Sumenep untuk mewujudkannya,” ujarnya.

Menurut Igusty, kegiatan seperti ini juga bisa menjadi wadah regenerasi seniman muda Madura, agar mereka lebih percaya diri menampilkan karya di hadapan publik luas.

“Kita ingin menunjukkan bahwa seni Madura bisa dikemas modern tanpa kehilangan ruh tradisinya. Kolaborasi ini nanti bukan hanya hiburan, tapi juga simbol persatuan budaya di Pulau Garam,” tambahnya.

Baik Nusainsider.com maupun Detikzone.id sepakat untuk menjadikan momentum akhir tahun 2025 sebagai perayaan besar bagi seni dan masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  DWP Bappeda Sumenep Gaungkan Semangat Membatik Lewat Inspirasi Wirausaha Muda Sumenep

Rencananya, kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk Parade terbuka dengan dukungan penuh dari Pemkab, pelaku UMKM, serta komunitas seni lokal.

Harapan masyarakat yang lahir dari kolom komentar sederhana kini menjelma menjadi ide besar. Kolaborasi ini diharapkan menjadi simbol bahwa suara rakyat di dunia digital mampu menggugah aksi nyata demi pelestarian budaya dan kemajuan ekonomi kreatif Sumenep.

Reporter: Tim Nusainsider & Detikzone.id

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru