Dinkes Sumenep Ambil Sampel Air MBG: Jamin Kelayakan dan Higienitas Dapur Sekolah

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pengecekan Dapur MBG Sumenep

Foto. Pengecekan Dapur MBG Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai melakukan pengambilan sampel air dari sejumlah dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk diuji di laboratorium.

Langkah ini dilakukan guna memastikan air yang digunakan aman dan layak, serta mencegah potensi keracunan seperti yang sempat terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.

“Tentu kami tidak ingin ada kejadian serupa di Sumenep, apalagi ini menyangkut kesehatan anak sekolah,” ujar Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinkes P2KB Sumenep, Mulyadi, Selasa (14/10/2025).

Menurutnya, penggunaan air dalam proses penyediaan makanan di dapur MBG telah diatur ketat. Untuk keperluan memasak, air yang digunakan berasal dari air kemasan yang telah terdaftar dan diawasi oleh BPOM.

“Untuk memasak, air kemasan sudah menjadi standar. Jadi secara umum relatif aman,” tambahnya.

Namun, Mulyadi menyoroti penggunaan air sumur atau air tanah di sebagian dapur yang masih dipakai untuk mencuci sayur, buah, maupun peralatan makan seperti ompreng dan piring.

“Air tanah ini yang perlu kami pastikan. Kami ingin tahu apakah layak digunakan atau justru berisiko menimbulkan gangguan kesehatan,” tegasnya.

Air tanah dinilai rawan terkontaminasi bakteri dan zat pencemar karena tidak melalui proses pengolahan higienis. Kondisi tersebut dapat memicu risiko penyakit apabila digunakan tanpa pemeriksaan kualitas terlebih dahulu.

Baca Juga :  Gandeng SMSI, KPU Sumenep Gelar Sosialisasi Pilkada Serentak Bersama Komunitas Kepulauan

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan telah mengambil tiga sampel air dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai tahap awal uji laboratorium.

Seluruh sampel tersebut akan diperiksa oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep untuk mendeteksi keberadaan bakteri maupun kandungan kimia yang berpotensi membahayakan.

Proses uji laboratorium diperkirakan berlangsung sekitar dua pekan sebelum hasil kelayakan air diumumkan secara resmi kepada publik.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke-81, Puskesmas Gayam Gelar Adu Inovasi dan Kebersihan Antar-Klaster

Selain pengambilan sampel air, Dinkes juga melakukan pendampingan teknis kepada pengelola dapur MBG agar seluruh kegiatan pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Saat ini, terdapat sekitar 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menaungi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Sumenep. Semuanya telah mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bukti kelayakan operasional dapur.

“Kami berharap seluruh dapur MBG di Sumenep memenuhi syarat higienis dan mendapatkan sertifikat laik sanitasi, agar distribusi makanan bergizi bisa berlangsung aman dan berkelanjutan,” tutup Mulyadi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru