PAMEKASAN, nusainsider.com — CEO PT Bawang Mas Group, H. Hairul Umam atau yang akrab disapa H. Her, melontarkan kritik keras terhadap praktik korupsi yang menurutnya terus menggerus keuangan negara.
Ia menilai dana negara yang diduga hilang akibat korupsi seharusnya dapat dialihkan untuk program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani tembakau.
Dalam sebuah video yang beredar di platform media sosial (red. tiktok) dengan akun H da***g jo*****ian, H. Her menyampaikan bahwa nilai uang negara yang dikorupsi mencapai triliunan rupiah.
Menurutnya, apabila anggaran sebesar itu dimanfaatkan untuk membeli hasil panen tembakau petani, dampaknya akan jauh lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Uang negara yang dicuri, yang dikorupsi mencapai triliunan. Kenapa uang itu tidak digunakan untuk membeli tembakau milik petani? Bukan diberikan cuma-cuma, tetapi hasil tembakau mereka dibeli. Saya yakin petani tembakau akan menjadi lebih sejahtera dan kaya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberpihakan kepada petani tidak harus diwujudkan dalam bentuk bantuan sosial, melainkan melalui kebijakan yang mampu menciptakan pasar dan memberikan kepastian harga terhadap hasil produksi masyarakat.
Tak hanya menyoroti persoalan korupsi, H. Her juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi yang menurutnya kerap terjadi di dunia usaha. Ia berpendapat bahwa orang-orang yang bekerja secara sungguh-sungguh justru sering mendapat tekanan dan dicari-cari kesalahannya.
“Yang bekerja dengan benar selalu diusik dan dicari kesalahannya. Saya tidak paham dengan kondisi sekarang ini,” katanya.
Di akhir pesannya, H. Her mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak hanya bergantung pada pekerjaan milik orang lain.
Menurutnya, kemandirian ekonomi melalui usaha dan kewirausahaan menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Saudara-saudaraku, ke depan harus pintar-pintar sendiri. Jangan hanya menjaga pekerjaan orang. Kalau hanya menjaga pekerjaan orang lain, tidak akan pernah kaya. Mari berani membangun usaha sendiri dan menciptakan peluang,” pungkasnya.
Hingga berita ini dinaikkan, pihak pewarta belum punya akses Guna konfirmasi lebih lanjut perihal video yang beredar tersebut kepada CEO PT Bawang Mas Group Akibat nomor Whatsapp-nya sudah tidak Aktif sejak beberapa Bulan lalu.
![]()
Penulis : Wafa
















