Teknologi Masuk Desa, Smart Farming Hortikultura Sumenep Tembus Pasar Modern

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala DKPP sumenep, Chainur Rasyid M.Si saat menghadiri Kegiatan Smart Farming.

Foto. Kepala DKPP sumenep, Chainur Rasyid M.Si saat menghadiri Kegiatan Smart Farming.

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian melalui penerapan teknologi modern berbasis smart farming.

Langkah konkret tersebut ditandai dengan peresmian Kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (18/12/2025).

Peresmian kawasan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim. Kehadiran kawasan ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani lokal.

Kawasan Smart Farming Hortikultura ini difokuskan pada pengembangan komoditas hortikultura unggulan yang dikelola secara modern, efisien, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi digital. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan pertanian di era modern.

Baca Juga :  Cari Atlet Berkualitas, 128 Peserta Siap Bertanding pada Tournamen Billiard Madura Open 2024 di Sumenep

Usai peresmian, Wakil Bupati Sumenep meninjau langsung sejumlah fasilitas yang tersedia di kawasan tersebut, di antaranya green house tanaman selada dan melon yang dikelola dengan sistem teknologi canggih.

Seluruh proses budidaya di kawasan ini dilakukan secara terkontrol, mulai dari pengaturan suhu, kelembapan udara, hingga sistem irigasi yang telah terintegrasi dengan teknologi digital. Sistem tersebut memungkinkan petani memantau kondisi tanaman secara presisi dan real time.

Dengan pengelolaan berbasis teknologi tersebut, kualitas dan kuantitas hasil panen dapat ditingkatkan secara signifikan. Selain itu, efisiensi penggunaan sumber daya juga menjadi salah satu keunggulan utama dari konsep smart farming.

KH Imam Hasyim mengapresiasi peran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep yang dipimpin oleh Inung, serta dukungan Camat Manding dan Kepala Desa Kasengan dalam merealisasikan program ini.

Baca Juga :  Sumenep Tuan Rumah Festival Desa Wisata Madura 2025: Promosi Pariwisata dari Akar Rumput

Menurutnya, kehadiran kawasan Smart Farming Hortikultura mampu membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali melirik sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan di masa depan.

“Alhamdulillah, ini mampu membangkitkan semangat anak-anak muda agar berpikir ke depan, bagaimana pertanian bisa menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih sempurna dengan dukungan teknologi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari Ketua Kelompok Tani dan Kepala Dinas terkait, hasil pertanian dari program Smart Farming Hortikultura ini telah berhasil menembus pasar modern, seperti Indomaret dan jaringan ritel lainnya.

Baca Juga :  Warga Murka! Bos Konter HP di Sumenep Diduga “Banderol” Harga Diri Karyawan Rp 1Juta

Menurutnya, masuknya produk lokal ke pasar modern bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan standar kualitas yang tinggi dan konsistensi produksi.

“Masya Allah, apa yang saya saksikan hari ini sungguh luar biasa. Hasil produksi yang dihasilkan sangat berkualitas dan patut kita banggakan bersama,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru