Atasi Keterbatasan Akses, SKK Migas–KEI Salurkan Ambulans Roda Tiga ke Desa Saseel

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Program pengembangan masyarakat (PPM) PT Kangean Energy Indonesia (PT KEI) di desa saseel kecamatan Sapeken

Foto. Program pengembangan masyarakat (PPM) PT Kangean Energy Indonesia (PT KEI) di desa saseel kecamatan Sapeken

SUMENEP, nusainsider.comKeterbatasan akses jalan masih menjadi tantangan serius dalam pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, termasuk di Desa Saseel, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Kondisi jalan desa yang sempit dan sulit dilalui kendaraan besar kerap menghambat proses evakuasi pasien, terutama dalam situasi darurat medis.

Menjawab persoalan tersebut, SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI) menyerahkan satu unit ambulans mini VIAR roda tiga melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Tahun 2025. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendekatkan layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat.

Ambulans roda tiga dinilai paling sesuai dengan karakteristik geografis Desa Saseel. Desainnya yang ringkas memungkinkan kendaraan medis tersebut menjangkau gang-gang kecil dan akses jalan yang tidak dapat dilalui ambulans konvensional, sehingga menjadi solusi praktis bagi wilayah kepulauan.

Baca Juga :  Misteri Dugaan Penyelewengan Dana BSPS di Sumenep: Dari Pemotongan Dana hingga Upaya Pembungkaman Aktivis

Manager Public & Government Affairs KEI, Kampoi Naibaho, mengatakan bahwa penyerahan ambulans ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.

“Program ini bertujuan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Ambulans roda tiga kami rancang khusus agar mampu menembus jalan dan gang sempit di desa, karena sebagian besar akses jalan membutuhkan kendaraan kecil,” ujar Kampoi, Rabu (10/12/2025).

Selain unggul dari sisi mobilitas, ambulans VIAR tersebut juga dilengkapi fasilitas penanganan awal pasien, seperti tabung oksigen yang dapat digunakan selama perjalanan menuju pusat layanan kesehatan.

Kampoi menegaskan, program ambulans ini merupakan bagian dari kegiatan PPM yang berkelanjutan.

Ia menjelaskan, hingga saat ini PPM ambulans SKK Migas–KEI telah menjangkau sejumlah wilayah. Di Kecamatan Sapeken, bantuan ambulans telah disalurkan ke Puskesmas Sapeken, Puskesmas Pagerungan, Pustu Pagerungan Kecil, serta Pustu Saseel.

Baca Juga :  Kebakaran di Jalan Berlian III Kemayoran Hanguskan 4 Rumah Warga

Sementara di Kecamatan Raas, bantuan serupa diterima masyarakat Desa Brakas.

“Program ini sudah berjalan kurang lebih empat tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Saseel, Syaifullah, menyampaikan bahwa keberadaan ambulans roda tiga sangat membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya dalam menangani pasien rujukan dan kondisi darurat.

Menurutnya, sebelumnya Pustu hanya memiliki ambulans VIAR terbuka tanpa atap, sehingga kurang aman bagi pasien. Dengan adanya ambulans tertutup, proses evakuasi kini menjadi lebih layak, aman, dan manusiawi.

“Alhamdulillah, kehadiran KEI sangat bermanfaat. Saat musim hujan, kami sering mengalami kesulitan saat mengantar pasien, terutama pasien persalinan,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Saseel, Taufek. Ia menyebut bantuan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama dalam Musyawarah Desa (Musdes) pada awal 2025. Pemerintah desa menilai ambulans roda tiga sebagai kebutuhan mendesak mengingat kondisi akses jalan di wilayah pulau.

“Kami melihat kondisi desa di pulau memang sangat membutuhkan ambulans VIAR karena jalannya sempit. Dampak kehadiran KEI sangat terasa, khususnya di sektor kesehatan,” kata Taufek.

Ia berharap ambulans tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan tenaga kesehatan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Desa Saseel.

“Saya berharap masyarakat dan petugas Pustu dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim
Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45
Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar
Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang
Kementan Percayakan Program Strategis ke Sumenep, Bupati Fauzi Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani
Mahasiswa UNISMA Dorong Literasi Digital dan Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat Sosialisasi Digital Leadership
Jaring Demokrasi Sumekar Gelar Aksi, Dorong Polresta Sumenep Lebih Terbuka kepada Pers
Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Program CKG, Warga Diimbau Periksa Kesehatan Sejak Dini

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:37 WIB

Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:46 WIB

Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:06 WIB

Kementan Percayakan Program Strategis ke Sumenep, Bupati Fauzi Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:33 WIB

Jaring Demokrasi Sumekar Gelar Aksi, Dorong Polresta Sumenep Lebih Terbuka kepada Pers

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Program CKG, Warga Diimbau Periksa Kesehatan Sejak Dini

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:37 WIB

Dekatkan Pelayanan dengan Warga, Satlantas Polresta Sumenep Sosialisasikan Halo Kapolresta

Berita Terbaru