Mobilitas Mudik Lebaran Diprediksi Melonjak, Senator Lia Istifhama Imbau Pemudik Manfaatkan Layanan 110

Sabtu, 14 Maret 2026 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.M.E.I

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.M.E.I

SURABAYA, nusainsider.com Mobilitas masyarakat selama arus mudik Idul Fitri tahun ini diperkirakan akan mengalami lonjakan signifikan. Tingginya jumlah warga yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman membuat berbagai pihak mengingatkan pentingnya kewaspadaan serta persiapan matang sebelum melakukan perjalanan jauh.

Menanggapi kondisi tersebut, Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengimbau para pemudik agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat yang telah disediakan aparat keamanan apabila mengalami kendala selama perjalanan.

Menurutnya, layanan call center 110 milik Kepolisian Republik Indonesia dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai situasi darurat di jalan.

Layanan tersebut bisa digunakan untuk melaporkan kecelakaan lalu lintas, kemacetan parah, tindak kriminal, hingga meminta bantuan ketika kendaraan mengalami masalah di tengah perjalanan.

“Mobilitas masyarakat saat Lebaran selalu meningkat setiap tahunnya. Karena itu para pemudik harus mempersiapkan perjalanan dengan baik. Jika ada kendala di jalan, jangan panik dan segera hubungi layanan 110 agar bisa segera dibantu oleh petugas,” ujar Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia.

Ia menjelaskan, keberadaan layanan darurat tersebut merupakan bentuk komitmen aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama pada masa arus mudik dan balik Lebaran yang biasanya dipenuhi lonjakan kendaraan di berbagai jalur utama.

Baca Juga :  Jawa Timur Berpeluang Jadi Pusat Energi Hijau, Ini Kata Lia Istifhama

Selain mengingatkan pentingnya memanfaatkan layanan darurat, Ning Lia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.

Pemeriksaan kendaraan, seperti rem, ban, lampu, serta kondisi mesin, menjadi langkah penting guna menghindari risiko kecelakaan di perjalanan.

Menurutnya, banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi saat arus mudik disebabkan oleh faktor kelelahan pengemudi maupun kondisi kendaraan yang tidak layak jalan.

Baca Juga :  Semangat Gotong Royong! Pemuda Pocang Timur Dirikan Gapura Kampung dari Uang Patungan

Karena itu, ia juga menekankan pentingnya pengemudi beristirahat secara berkala selama perjalanan jauh. Pemudik disarankan memanfaatkan rest area atau tempat istirahat yang tersedia di sepanjang jalur mudik agar kondisi tubuh tetap prima.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri jika merasa lelah. Beristirahatlah secara berkala agar perjalanan tetap aman,” jelasnya.

Ning Lia menilai koordinasi yang baik antara masyarakat dan aparat di lapangan sangat penting untuk menciptakan perjalanan mudik yang tertib dan nyaman bagi semua pihak.

Dengan adanya komunikasi yang cepat melalui layanan darurat, berbagai persoalan di jalan diharapkan dapat ditangani lebih cepat.

Baca Juga :  Parade Combodug 2026 Sampang Meriah, Filosofi Hitam Putih Jadi Sorotan

Ia juga mengingatkan pemudik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di berbagai titik jalur mudik.

“Jika membutuhkan bantuan segera hubungi 110. Layanan itu tersedia 24 jam dan siap membantu masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan,” tambahnya.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa Lebaran, diharapkan para pemudik dapat menjaga keselamatan, tetap tertib berlalu lintas, serta memanfaatkan fasilitas dan layanan bantuan yang telah disediakan pemerintah.

Melalui langkah tersebut, perjalanan menuju kampung halaman diharapkan dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang merayakan Lebaran bersama keluarga.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun
Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual
Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien
Pelestarian Cagar Budaya Jadi Prioritas, Bupati Fauzi Dorong Sinergi dan Partisipasi Publik
Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran
Program Penguatan Kelompok Nelayan, Sumenep Targetkan Koperasi Mandiri
Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala
Desak Evaluasi Rute Penerbangan, Pimred Nusainsider Soroti Akses Sapeken–Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:54 WIB

Oplah 2026 Digeber, DKPP Sumenep Targetkan Dua Kali Panen dalam Setahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:35 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor, KUA dan Puskesmas Batang Batang Perkuat Layanan Mental Berbasis Spiritual

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:47 WIB

Pelayanan Tak Sesuai Standar, RSUD Sumenep Siapkan Skema Kompensasi untuk Pasien

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:23 WIB

Pelestarian Cagar Budaya Jadi Prioritas, Bupati Fauzi Dorong Sinergi dan Partisipasi Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:59 WIB

Desa Cantik Hadir, Pemkab Sumenep Pastikan Kebijakan Tepat Sasaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49 WIB

Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:48 WIB

Desak Evaluasi Rute Penerbangan, Pimred Nusainsider Soroti Akses Sapeken–Sumenep

Senin, 4 Mei 2026 - 14:41 WIB

Perjuangan Panjang Masalembu: Dari 1.300 Tiang Listrik hingga Dukungan Swasta

Berita Terbaru