Mengenal Daerah Asal Musang King, Penghasil Durian Terenak

Selasa, 16 Mei 2023 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Durian Musang King

Durian Musang King

JAKARTA, Nusainsider.com Musang King disebut-sebut sebagai buah durian terenak. Selain kelezatannya, Durian Musang King memiliki daging yang tebal, manis, dan legit. Lalu, sebenarnya dari manakah asal Durian Musang King?

Kepopuleran Durian Musang King dianggap mampu menyaingi Durian Monthong asal Thailand, yang lebih dulu populer. Para pencinta durian di dunia pun mengaku kelezatan Durian Musang King.

Ternyata, Durian Musang King berasal dari Malaysia. Di Malaysia, awalnya durian ini dikenal dengan sebutan mao shan wang yang artinya raja kucing. Pada 1990 pertama kalinya durian varietas ini diperkenalkan.

Adalah Distrik Tanah Merah, Kelantan, Malaysia, yang dulu sempat dihebohkan dengan kemunculan pohon durian yang menghasilkan buah berkualitas. Durian varietas ini memiliki gading kuning tebal, lembut, manis sedikit pahit, dan biji yang kecil serta hampir kempis.

Baca Juga :  Dari Jawa Timur ke Manado, DPD RI Lia Istifhama Bawa Semangat Lestarikan Alam Lewat Penanaman Mangrove

Daerah perkotaan Tanah Merah terletak di sepanjang Sungai Kelantan. Secara historis dulunya ibu kota kerajaan bernama Chi Tu. Sejarah Dinasti Sui Tiongkok abad ketujuh menggambarkan kerajaan maju yang disebut Chi Tu (Tanah Merah) di daerah yang sekarang disebut Kelantan.

Tanah Merah adalah daratan yang cocok untuk menanam durian. Kondisi iklim kawasan ini juga dianggap mendukung pertumbuhan Durian Musang King. Salah satu penyebab harga musang king tinggi adalah jumlah pemasok yang terbatas, sedangkan permintaannya tinggi.

Baca Juga :  Ketua Laskar Merah Putih Hendra Tololiu Angkat Bicara Terkait Kinerja Satgas Gakkumla

Seperti dilansir Durian Musang King Salaman, seorang warga Malaysia bernama Wee Chong Beng mendaftarkan durian ini sebagai durian unggul dengan nama Raja Kunyit pada 1993. Nama Raja Kunyit diberikan karena warna daging durian yang kuning seperti kunyit.

Tapi, sebenarnya sebagian besar warga menyebut durian varietas ini dengan nama raja kunyit musang king. Kenapa Musang King? Karena lokasi pohon induk durian ini dekat dengan Gua Musang di Kelantan.

Setelah didaftarkan, Durian Musang King pun tak butuh waktu lama untuk menjadi perbincangan banyak orang. Para petani buah di Malaysia berbondong-bondong menanam bibit Durian Musang King.

Pada tahun 2000, hasil menanam para petani mulai berbuah dan dipanen. Panen itu menghasilkan kualitas durian yang stabil sehingga populasi Durian Musang King pun terus berkembang.

Baca Juga :  Apel Pembentukan Mentarlat dan Pemberangkatan Peserta Latsitarda Nusantara Ke 43 di Wilayah Sumatera Barat

Kementerian Pertanian Malaysia mencatat varietas Durian Musang King sebagai varietas durian ke-197, sehingga buah ini pun mendapat kode D-197.

Penikmat durian pun rela membayar mahal untuk membeli Durian Musang King, karena kualitas buah ini terjamin, sehingga terasa menjadi sepadan dengan yang diperoleh.

Di Malaysia harganya sudah cukup tinggi, dan kian melonjak ketika buah ini tiba di negara lain seperti Singapura atau Indonesia. Sebab, cukup sulit mengirim durian ini, karena aroma Musang King begitu tajam sehingga kerap tidak lolos peraturan bandara.

Loading

Berita Terkait

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
SKK Migas Jabanusa Gelar Forum Strategis, Bahas Keseimbangan Energi dan Fiskal Kabupaten Pesisir
Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Senin, 20 Juli 2026 - 12:57 WIB

Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:35 WIB

FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:27 WIB

Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:28 WIB

SKK Migas Jabanusa Gelar Forum Strategis, Bahas Keseimbangan Energi dan Fiskal Kabupaten Pesisir

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Berita Terbaru