KMP Sumut Sebut Ijazah Kepsek SD Swasta PT MAI Kabupaten Palas Terindikasi Palsu dan Gelembungkan Dana BOS

Jumat, 20 September 2024 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, nusainsider.com — Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Provinsi Sumatera Utara (KMP Sumut) menyebut bahwa Kepala SD Swasta PT MAI Kabupaten Padang Lawas terindikasi menggunakan Ijazah palsu dan gelembungkan data siswa untuk pencairan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang digulirkan oleh Pemerintah Pusat ditingkat Sekolah Dasar, Sabtu (20/9/2024) di Medan.

Dikatakannya, PT MAI adalah Salahsatu perusahaan besar di wilayah hukum Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dengan Kantor Direksi PT MAI terletak di kota Medan tepatnya di Jalan Muhammad Yani.

Unit usaha PT MAI merupakan perusahaan yang bersinergi dengan Kabupaten Padang Lawas khususnya dalam bidang pendidikan.

PT MAI mempunyai unit Yayasan yang menaungi bidang pendidikan ditingkat satuan pendidikan TK, SD, SMP hingga SMA dan SMK.

Dengan demikian, besar harapannya agar Direktur Utama PT MAI Kabupaten Padang Lawas segera mencopot Kepala SD Swasta PT MAI yang dinilai tidak layak karena diduga menggunakan ijazah palsu sebagai syarat menjadi Kepala Sekolah.

Baca Juga :  Kuatkan Karakter Pemuda dan Masyarakat, Bakesbangpol Sumenep Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan

Pihaknya meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) segera panggil dan periksa Kepala SD Swasta PT MAI Kabupaten Padang Lawas ditenggarai Kepsek tersebut telah melakukan tindakan memanipulasi ijazah atau gelar bodong alias palsu, ungkapnya saat berorasi di depan Kantor Kejatisu, Jum’at (20/9/2024).

Dirut PT MAI segera mencopot jabatan Kepala SD Swasta PT MAI terkait manipulasi data penggunaan gelar palsu yang berdampak pada proses penggunaan dan pencairan dana BOS yang bersumber dari APBN.

Ijazah yang diduga palsu itu atas nama Syafii dengan No ijazah : 0870/MAT/S1/FKIP/XI/2011 Universitas Setia Budi Mandiri Medan,

Dia mengungkapkan, berdasarkan penelusuran dan investigasi sesama aktifis ini terkait keaslian dan keabsahan ijazah dan gelar yang disandangnya sebagai Kepala Sekolah SD Swasta PT MAI ke Kopertais Wilayah 9 Medan.

Atas investigasi itu, ijazah tersebut diduga tidak pernah terbit. Hal ini didasari dan dibuktikan tidak ditemukannya nomor ijazah atas nama Syafii di PD Dikti dan Sivil,”Terangnya.

Aktivis UINSU ini menegaskan, APH segera memanggil dan memeriksanya bila perlu penjarakan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa dana BOS tahun anggaran 2022 dan 2023 SD Swasta PT. MAI Kabupaten Padang Lawas berkisar diangka Rp.430-470 juta pertahunnya disinyalir digelembungkan.

Selain itu, adanya dugaan mark-up dalam pembelanjaan alat penunjang olah raga siswa/siswa, ungkapnya

Terpisah, Pj Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas, Muhammad Syahdin Daulay saat dikonfirmasi terkait persoalan ini tak menanggapinya.

Baca Juga :  Bekerjasama dengan Universitas Hang Tuah, Disbudporapar Sumenep Gelar Lokakarya Pengembangan Ekowisata Pulau Segitiga Emas

Sementara, Kepala SD Swasta PT.MAI Kabupaten Padang Lawas, Syafii yang dicoba dikonfirmasi lewat telphone selulernya sekira pukul 11 : 05 Wib hingga berita ini ditulis belum bisa memberikan tanggapannya.

Loading

Penulis : Ihb

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru