Akhirnya! 4 Pelaku Pengrusakan Pagar di Kepulauan GiliIyang di Amankan Polres Sumenep

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com — Setelah sempat mandek selama lebih dari tujuh bulan, kasus perusakan pagar di Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, akhirnya menemukan titik terang.

Empat orang tersangka, yakni MH, RN, ML, dan MS, berhasil ditangkap dan kini diamankan di Mapolres Sumenep.

Perkara ini pertama kali dilaporkan pada tahun 2023. Namun, proses penyidikan di tingkat Polsek Dungkek berjalan lambat dan tanpa kejelasan.

Bahkan, dalam kurun waktu tersebut, penyidik disebut tidak pernah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik). Hal ini menimbulkan keresahan dan kecurigaan publik terhadap integritas penanganan perkara.

Baca Juga :  Muskab II SMSI Sumenep, Wahyudi Kembali Terpilih Sebagai Ketua Siber Sumenep

Kebuntuan itu pun menuai reaksi keras dari masyarakat sipil. Yayasan Taretan Legal Justitia bersama kuasa hukum pelapor, Sulaisi Abdurrazaq, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Sumenep.

Mereka mendesak pencopotan Kanit Reskrim Polsek Dungkek, Joko, serta meminta agar penanganan perkara dilimpahkan ke Satreskrim Polres Sumenep.

Tuntutan tersebut akhirnya dikabulkan. Joko resmi dicopot dari jabatannya, dan kasus dialihkan ke Unit Pidana Umum (Pidum) Polres Sumenep.

Tidak butuh waktu lama, dalam kurun waktu tiga bulan setelah pengambilalihan, keempat tersangka berhasil diamankan. Proses hukum pun mulai berjalan sesuai koridor.

Baca Juga :  Buntut Maraknya Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Srikandi PMII Gelar Audiensi ke Bupati Sumenep

Sulaisi Abdurrazaq menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari pentingnya kontrol sosial dalam sistem penegakan hukum.

Ia menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses ini agar berjalan transparan, objektif, dan menjunjung prinsip keadilan.

“Kami tidak akan berhenti. Kasus ini harus menjadi pembelajaran penting bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujar Sulaisi dalam keterangan Rilis yang diterima Media nusainsider.com Kamis 17 Juli 2025.

Diketahui, dugaan tindak pidana perusakan pagar secara bersama-sama itu terjadi pada 10 Mei 2023. Upaya damai sempat dilakukan, namun gagal membuahkan hasil. Akhirnya, jalur hukum menjadi satu-satunya pilihan untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Sumenep Alokasikan Rp3,6 Miliar Bantuan Politik 2025, PDI Perjuangan Terima Porsi Terbesar

Kasus ini menjadi preseden penting tentang bagaimana keberanian bersuara, konsistensi advokasi, dan tekanan dari masyarakat sipil mampu mendorong proses hukum bergerak ke arah yang benar.

Peristiwa ini sekaligus membuka mata akan perlunya reformasi dalam sistem pengawasan internal aparat penegak hukum agar tidak lagi terjadi pembiaran serupa.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru