BBM Oplosan Ancam Konsumen, ALARM Minta Diskop dan Aparat Bertindak

Kamis, 20 Maret 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) Kabupaten Sumenep, Syaiful Bahri.

Foto. Ketua Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) Kabupaten Sumenep, Syaiful Bahri.

SUMENEP, nusainsider.com Maraknya isu bahan bakar minyak (BBM) oplosan di berbagai daerah membuat Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) mendesak Dinas Perdagangan Kabupaten Sumenep serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Ketua ALARM, Syaiful Bahri, menyatakan keprihatinannya terhadap dugaan praktik pencampuran BBM dengan zat lain yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Gotong Royong dan Persaudaraan Jadi Ruh Utama Guntong Bersatu

Menurutnya, penggunaan BBM oplosan tidak hanya menyebabkan kerugian ekonomi bagi konsumen, tetapi juga berisiko merusak mesin kendaraan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kami khawatir fenomena ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga merambah ke daerah seperti Sumenep. Oleh karena itu, kami mendesak dinas terkait untuk segera turun tangan guna memastikan distribusi BBM berjalan dengan jujur dan tidak ada praktik curang di SPBU,” ujar Syaiful pada Kamis (20/3).

Selain mendesak sidak, ALARM juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan dalam distribusi BBM.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat membeli BBM dan segera melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan dalam penjualan bahan bakar di SPBU,” tegasnya.

ALARM berharap pemerintah daerah serta pihak berwenang segera mengambil langkah konkret guna melindungi hak konsumen dan mencegah dampak negatif dari peredaran BBM oplosan di Sumenep.

Loading

Penulis : Rey

Berita Terkait

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura
Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda
Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI
Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi

Berita Terbaru