Dua Negara Resmikan Interkoneksi Pembayaran QR Code, Berikut Faktanya

Sabtu, 13 Mei 2023 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: dok QRIS.id

Ilustrasi: dok QRIS.id

JAKARTA, Nusainsider.com Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia (BNM) telah meresmikan implementasi interkoneksi pembayaran antara kedua negara dengan QR Code. Dengan demikian, penduduk Indonesia dan Malaysia dapat melakukan pembayaran ritel di kedua negara dengan cara memindai QRIS atau DuitNow QR Code.

QRIS dapat digunakan di toko atau pedagang fisik serta online yang menggunakan layanan dari penyedia jasa pembayaran yang berpartisipasi dalam skema ini.

Setelah menjalin kerja sama dengan Malaysia dan Thailand, BI dalam waktu dekat juga akan merampungkan kerja sama penggunaan QRIS di Singapura dan Filipina.

Baca Juga :  Peredaran Obat Keras Tanpa Resep Marak di Cilegon, Polisi Diminta Bertindak

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, terhubungnya pembayaran QR lintas negara antara Indonesia dan Malaysia merupakan bukti nyata penguatan kerja sama dalam kerangka Regional Payment Connectivity (RPC) untuk mendorong pembayaran lintas negara yang lebih cepat, lebih murah, lebih transparan, dan lebih inklusif, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.

Interkoneksi tersebut juga sejalan dengan inisiatif G20 dalam mengembangkan Peta Jalan Penguatan Pembayaran Lintas Batas, sekaligus menjadi suatu capaian yang signifikan dari Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023, serta menjadi milestone implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.

Baca Juga :  SKK Migas Jabanusa dan KKKS Bersinergi Perkuat Komunikasi Publik dan Ketahanan Energi Nasional

Menurutnya, kerja sama itu akan memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna layanan transaksi pembayaran lintas batas sekaligus menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong inklusi ekonomi dan keuangan digital di kawasan.

“Kolaborasi tersebut juga mendukung stabilitas makroekonomi dengan mendorong penggunaan mata uang lokal secara lebih luas untuk transaksi bilateral dalam Kerangka Transaksi Mata Uang Lokal,” jelas Perry.

Loading

Berita Terkait

KEI Dorong UMKM Kepulauan Sumenep Naik Kelas, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
UMKM Binaan Searah, Sukga.id Kenalkan Potensi Lokal di Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026
Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng
Produk Lokal Giligenting Naik Panggung, UMKM Binaan Medco Energi Perluas Jejaring Pasar
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:00 WIB

KEI Dorong UMKM Kepulauan Sumenep Naik Kelas, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

UMKM Binaan Searah, Sukga.id Kenalkan Potensi Lokal di Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Kamis, 17 September 2026 - 09:36 WIB

Produk Lokal Giligenting Naik Panggung, UMKM Binaan Medco Energi Perluas Jejaring Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Berita Terbaru