SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) 0827 Sumenep sukses menggelar Festival Sepeda Hias 2025 pada Minggu (24/08/2025).
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi ajang kreativitas sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Festival tahunan ini diikuti ratusan peserta dari tingkat SD/MI hingga SMP/MTs se-Kabupaten Sumenep. Ribuan warga tampak antusias menyaksikan parade sepeda hias dengan berbagai ornamen menarik, mulai dari simbol budaya, kebangsaan, hingga kreasi modern yang dikemas artistik.
Dalam festival tahun ini, SDN Pajagalan 1 berhasil meraih gelar Juara Umum Tingkat SD/MI, sementara SMP 1 Lukman Hakim Sumenep dinobatkan sebagai Juara Umum Tingkat SMP/MTs.
Selain juara umum, panitia juga menetapkan lima peserta terbaik tingkat SD/MI, lima peserta terbaik diraih oleh:
- SDN Pajagalan 2
- K3S Pragaan
- K3S Dungkek
- SDN Pajagalan 1
- SDN Pabian IV
Sedangkan untuk tingkat SMP/MTs, yaitu:
- SMP 1 Lukman Hakim Sumenep
- SMPN 5 Sumenep
- SMPN 3 Sumenep
- SMPN 1 Kalianget
- SMPN 1 Sumenep
Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasinya atas kreativitas dan antusiasme peserta serta dukungan masyarakat.
Menurutnya, Festival Sepeda Hias tidak sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai kebersamaan, cinta tanah air, dan melestarikan budaya lokal.
“Kami bangga karena kegiatan ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan. Anak-anak kita bisa menyalurkan kreativitas sekaligus menumbuhkan rasa cinta pada daerahnya. Ke depan, festival ini akan terus kita dukung agar lebih besar dan meriah,” ujar Bupati Fauzi.
Festival Sepeda Hias 2025 juga menjadi momentum memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat patriotisme tergambar jelas dari dekorasi sepeda para peserta yang banyak menampilkan nuansa merah putih, simbol Garuda, serta ikon-ikon budaya Madura.
Dengan terselenggaranya acara ini, Pemkab Sumenep berharap generasi muda semakin mencintai warisan budaya sekaligus memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya, “Tutupnya.
![]()
Penulis : Wafa

















