SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi menetapkan pemenang logo Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Sumenep ke-757 tahun 2026. Desain karya Anizatus Zairah berhasil terpilih dengan mengusung tema “Songennep Jaja Rajja“.
Logo yang sarat makna tersebut menonjolkan sejarah, budaya, serta jati diri masyarakat Sumenep yang telah terbangun sejak tahun 1269. Peresmian logo berlangsung meriah di Taman Bunga Sumenep, Sabtu malam (12/07/2025) Pukul 20.36 Wib.
Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Kapolres Sumenep, Kajari Sumenep, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa logo tersebut memuat elemen-elemen penting yang mencerminkan kejayaan dan kemakmuran Kabupaten Sumenep dari masa ke masa.
“Angka 757, Celurit, Labang Mesem Keraton, dan Burung Gosong Kaki Merah menjadi bagian dari logo, masing-masing memiliki makna filosofis yang mendalam,” ujar Bupati saat menyampaikan sambutan.
Untuk Selengkapnya Mengenai Makna Filosofis Logo Harjad ke-757 KLIK DISINI
Ia menjelaskan, tema dan logo Hari Jadi tahun ini diharapkan mampu membangkitkan semangat kolaboratif di tengah masyarakat, agar turut terlibat dalam pembangunan daerah secara aktif dan berkesinambungan.
“Logo ini bukan sekadar lambang seremonial, tapi ajakan untuk bersatu, membangun Sumenep bersama-sama, menjadikannya lebih kuat, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Bupati menegaskan, Hari Jadi bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan momentum untuk menyusun masa depan yang lebih cerah secara bersama-sama sebagai generasi penerus.
“Hari Jadi adalah refleksi sejarah dan semangat untuk melangkah ke depan. Semuanya harus merasa memiliki, dan bersatu demi Sumenep yang lebih baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Cak Fauzi sapaan akrab Bupati Fauzi menjelaskan bahwa pemilihan tema “Songennep Jaja Rajja” merepresentasikan kekuatan lokal dalam bingkai kebesaran budaya Madura yang tetap relevan di masa kini.
“Tema ini menyiratkan bahwa Sumenep adalah tanah yang mulia, penuh semangat kepemimpinan dan kebesaran budaya. Ini perlu terus kita rawat bersama,” katanya menambahkan.
Tak hanya itu, acara peluncuran juga diisi dengan penampilan seni budaya khas Sumenep, yang turut memperkuat nuansa lokal dalam setiap elemen perayaan Hari Jadi.
Pemerintah Kabupaten Sumenep akan mengusung logo dan tema tersebut dalam seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 yang akan berlangsung tahun 2026 Mendatang.
Logo karya Anizatus Zairah pun langsung dipasang secara simbolis di area publik sebagai representasi identitas dan semangat masyarakat Sumenep menyongsong masa depan.
Bupati juga mengajak semua pihak, baik instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, untuk turut menyemarakkan dan mendukung berbagai kegiatan Harjad Sumenep 2026.
“Dengan kolaborasi semua elemen, saya optimistis perayaan Hari Jadi ini bukan hanya semarak, tetapi juga bermakna dan bermanfaat bagi seluruh warga,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa

















