Fix Malam Ini! Songennep Jaja Rajja: Logo Hari Jadi ke-757 Resmi Diluncurkan

Sabtu, 12 Juli 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Momen Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH., MH saat menekan Tombol Peresmian Logo Harjad ke-757

Foto. Momen Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH., MH saat menekan Tombol Peresmian Logo Harjad ke-757

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi menetapkan pemenang logo Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Sumenep ke-757 tahun 2026. Desain karya Anizatus Zairah berhasil terpilih dengan mengusung tema “Songennep Jaja Rajja“.

Logo yang sarat makna tersebut menonjolkan sejarah, budaya, serta jati diri masyarakat Sumenep yang telah terbangun sejak tahun 1269. Peresmian logo berlangsung meriah di Taman Bunga Sumenep, Sabtu malam (12/07/2025) Pukul 20.36 Wib.

Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Kapolres Sumenep, Kajari Sumenep, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa logo tersebut memuat elemen-elemen penting yang mencerminkan kejayaan dan kemakmuran Kabupaten Sumenep dari masa ke masa.

“Angka 757, Celurit, Labang Mesem Keraton, dan Burung Gosong Kaki Merah menjadi bagian dari logo, masing-masing memiliki makna filosofis yang mendalam,” ujar Bupati saat menyampaikan sambutan.

Untuk Selengkapnya Mengenai Makna Filosofis Logo Harjad ke-757 KLIK DISINI

Baca Juga :  Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Ia menjelaskan, tema dan logo Hari Jadi tahun ini diharapkan mampu membangkitkan semangat kolaboratif di tengah masyarakat, agar turut terlibat dalam pembangunan daerah secara aktif dan berkesinambungan.

“Logo ini bukan sekadar lambang seremonial, tapi ajakan untuk bersatu, membangun Sumenep bersama-sama, menjadikannya lebih kuat, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Foto. Tampak Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 di Layar Monitor yang disaksikan Secara Langsung Bupati, Kapolres, Kajari dan Ka Disbudporapar Sumenep serta Ribuan masyarakat se-kabupaten Sumenep, Sabtu 12 Juli 2025 Malam. (Istimewa/ nusainsider.com : Ach Toifur Ali Wafa)

Bupati menegaskan, Hari Jadi bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan momentum untuk menyusun masa depan yang lebih cerah secara bersama-sama sebagai generasi penerus.

“Hari Jadi adalah refleksi sejarah dan semangat untuk melangkah ke depan. Semuanya harus merasa memiliki, dan bersatu demi Sumenep yang lebih baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Cak Fauzi sapaan akrab Bupati Fauzi menjelaskan bahwa pemilihan tema “Songennep Jaja Rajja” merepresentasikan kekuatan lokal dalam bingkai kebesaran budaya Madura yang tetap relevan di masa kini.

“Tema ini menyiratkan bahwa Sumenep adalah tanah yang mulia, penuh semangat kepemimpinan dan kebesaran budaya. Ini perlu terus kita rawat bersama,” katanya menambahkan.

Tak hanya itu, acara peluncuran juga diisi dengan penampilan seni budaya khas Sumenep, yang turut memperkuat nuansa lokal dalam setiap elemen perayaan Hari Jadi.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Dukung Program Keberlangsungan Karang Taruna Desa se-kabupaten Sumenep

Pemerintah Kabupaten Sumenep akan mengusung logo dan tema tersebut dalam seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 yang akan berlangsung tahun 2026 Mendatang.

Logo karya Anizatus Zairah pun langsung dipasang secara simbolis di area publik sebagai representasi identitas dan semangat masyarakat Sumenep menyongsong masa depan.

Bupati juga mengajak semua pihak, baik instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, untuk turut menyemarakkan dan mendukung berbagai kegiatan Harjad Sumenep 2026.

“Dengan kolaborasi semua elemen, saya optimistis perayaan Hari Jadi ini bukan hanya semarak, tetapi juga bermakna dan bermanfaat bagi seluruh warga,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru