Harlah ke-41, Ponpes Aqidah Usymuni Wisuda Santri Tahfidz dan Teguhkan Pengabdian untuk Umat

Selasa, 17 Februari 2026 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Harlah ke-41 Pondok Pesantren Aqidah Usymuni Terate Panduan Sumenep.

Foto. Harlah ke-41 Pondok Pesantren Aqidah Usymuni Terate Panduan Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Pondok Pesantren (Ponpes) Aqidah Usymuni, Tarate, Sumenep menggelar peringatan Akhir Sanah sekaligus Hari Lahir (Harlah) ke-41 di halaman pesantren setempat, Senin malam (16/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum rasa syukur atas perjalanan panjang pesantren dalam mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an.

Salah satu rangkaian acara yang paling menyentuh adalah prosesi wisuda Tahfidzul Qur’an Juz 30 tingkat MTs dan MA. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh haru, diikuti para santri bersama wali santri yang turut menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka.

Baca Juga :  Akses Jalan Desa Klambir Lima Kampung Rusak Parah Perlu Perbaikan Pemerintah Deli Serdang

Penghargaan bagi wisudawan terbaik diserahkan langsung oleh Dewan Pengasuh, KH Zainul Alim, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi para santri dalam menghafal Al-Qur’an.

Ketua Panitia Akhir Sanah, Nurullah, mengajak para santri dan alumni untuk terus menjaga ikatan dengan pesantren.

“Pondok pesantren ini adalah rumah yang selalu terbuka. Ketika pondok memanggil, kami berharap para santri dan alumni bisa kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pengasuh Ponpes Aqidah Usymuni, KH Lukmanul Hakim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan pesantren.

“Kami berterima kasih kepada santri, wali santri, alumni, dan semua pihak yang telah membersamai perjalanan Aqidah Usymuni. Semoga Allah membalas seluruh kebaikan ini dengan pahala berlipat,” tuturnya.

Kiai Lukman menegaskan bahwa santri Aqidah Usymuni telah siap mengambil peran di tengah masyarakat. Ia juga berpesan khusus kepada 16 wisudawan Tahfidzul Qur’an agar tidak berhenti pada capaian hafalan Juz 30.

“Hafalan Al-Qur’an adalah amanah. Jangan berhenti di Juz 30, tetapi lanjutkan ke jenjang berikutnya serta amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Memasuki usia ke-41 tahun, Kiai Lukman juga mengingatkan kembali pesan almarhum KH A. Safradji tentang jati diri pesantren.

“Pesantren ini lahir dari masyarakat, berkhidmat untuk masyarakat, dan pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan semakin lengkap dengan tausiyah yang disampaikan Kiai M. Fawaidurrahman dari Pamekasan. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya keikhlasan dalam menuntut ilmu, menjaga hafalan Al-Qur’an, serta menjadikan ilmu sebagai sarana pengabdian kepada umat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:58 WIB

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru

Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB

Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As

Berita

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB