Jusuf Kalla Sebut AHY Punya Kemampuan Jadi Cawapres

Selasa, 16 Mei 2023 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: AHY dan Annisa Pohan sambangi kediaman Jusuf Kalla

Foto: AHY dan Annisa Pohan sambangi kediaman Jusuf Kalla

JAKARTA, Nusainsider.com — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) berbicara soal sosok calon wakil presiden (cawapres) yang cocok untuk mendampingi Anies Baswedan.

JK menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mempunyai kemampuan untuk menjadi calon wakil presiden.

Mulanya, JK mengatakan cawapres untuk Anies Baswedan menjadi kewenangan internal koalisi. Tak hanya itu, kata JK, Anies Baswedan juga memiliki kewenangan untuk menentukan sendiri sosok yang akan mendampinginya di Pilpres 2024.

“Kalau secara teknis dan secara ini kan, itu adalah kewenangan daripada koalisi dan capres,” kata JK usai bertemu dengan AHY di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jaksel, Senin (15/5/2023).

JK kemudian mengatakan AHY mempunyai kemampuan untuk menjadi cawapres. Kendati demikian, kata JK, mengenai cawapres untuk Anies menjadi kewenangan koalisi.

“Kalau Pak AHY ini pasti mempunyai kemampuan itu dan tentu di sini pertimbangan itu, saya di luar itu kan kewenangan dari partai politik koalisi sendiri dan juga capres,” kata JK.

Dalam kesempatan yang sama, AHY mengatakan pertemuan dengan JK selama satu jam itu membahas isu kebangsaan. AHY menyebut JK juga banyak memberi pandangan sebagai negarawan yang pernah menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia dua kali.

“Saya malam hari ini datang dengan sebuah niat untuk menyambung silaturahim tapi juga mendapat pandangan-pandangan beliau sebagai tokoh bangsa, seorang negarawan yang pernah menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia dua kali, bersama Presiden SBY dan juga mendampingi Presiden Jokowi, ” ujarnya.

“Oleh karena itu, tentu sebagai politisi hari ini, kami juga ingin mendengarkan pandangan termasuk berdiskusi tentang berbagai isu, dan tadi bagus sekali,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ketua Banggar DPR RI Sa’id Abdullah Jadi Figur Politik Madura Paling Dikenal

AHY mengatakan pertemuan dengan JK hari ini tidak membahas mengenai cawapres. “Tapi tadi tidak ada secara khusus membahas itu, yang jelas kami membicarakan indonesia ke depan,” ujarnya.

Anies soal Cawapres Bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan mengatakan cawapres yang akan mendampinginya harus berada dalam satu koalisi. Anies mengatakan jika ada usulan nama cawapres dari partai lain, maka harus masuk koalisi terlebih dulu.

“Kalau ada aspirasi untuk mengusulkan seseorang dari partainya, maka partainya harus menjadi bagian dari koalisi,” ujar Anies di DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (6/5).

“Kalau tidak menjadi bagian dari koalisi, ya tidak fair. Itu kan prinsip yang sangat sederhana,” katanya.

Baca Juga :  Danlantamal VIII Manado Menerima Aksi Damai AMSATU

Menurut Anies, yang akan mendampinginya sebaiknya berada di dalam koalisi yang sama. Anies mengatakan jika dalam satu koalisi, maka kemungkinan dipertimbangkan lebih besar.

“Kalau terkait dengan pimpinan partai atau anggota partai, maka mereka yang berada di dalam koalisi otomatis,” ungkap Anies.

Loading

Berita Terkait

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:58 WIB

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru

Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB

Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Berita Terbaru