Kasihan, Anggaran Puluhan Juta Festival Dewi Cemara Hanya Untuk Permalukan Bupati Sumenep

Sabtu, 4 November 2023 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com —- Pertama kali Festival di Sumenep tidak kondusif dan bahkan terjadi insiden saling Lempar Batu dan kursi antar Supporter.

Pasalnya, Dua grup musik tong-tong di Sumenep itu bertikai diduga lantaran adanya provokasi kedua grup kesenian musik tong-tong ternama di Madura. Bentrok terjadi sehingga hujan batu dan lemparan barang yang menyerupai bom molotov pun terlihat di rekaman video amatir warga yang juga hadir menyaksikan hiburan tersebut.

Insiden Lempar batu dan kursi tersebut terjadi saat penampilan Dua musik tong-tong Angin Ribut dan Gong Mania pada Festival Dewi Cemara 2023 yang di gelar di kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Kedua grup musik tong-tong ini membuka acara festival dewi cemara yang merupakan acara rutin provinsi Jawa timur. Dua grup itu adalah grup Angin Ribut Pasongsongan Sumenep dan Gong Mania Guluk-guluk Sumenep.

Padahal, Festival Dewi Cemara 2023 untuk kamar tamu saja nilainya mencapai Rp. 81.000.000 dikelola Disbudporapar Sumenep yang dikucurkan dari Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBDP) kabupaten Sumenep 2023.

Saat aksi kericuhan antar Supporter dimulai, tampak kepala Dinas pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) sumenep mencoba melerai dengan menggunakan Microphone acara.

“Sudah selesai semua, sekarang Gong Mania dan Angin Ribut silahkan di Bongkar”, Jelasnya Mohammad Iksan mencoba melerai kericuhan dua Daul terbaik Sumenep itu.

Baca Juga :  Memalukan! Festival Dewi Cemara Kisruh, Dua Daul Saling Lempar Batu

Namun, selang beberapa menit kericuhan kembali terjadi antara supporter Angin Ribut dan Gong Mania dengan melempar batu, kursi bahkan ada Api yang meluncur tepat di samping belakang dekor Angin ribut.

Pihak kepolisian bersama kodim 0827/sumenep juga ada dilokasi mencoba melerai kericuhan yang terjadi pada acara tersebut hingga mengakibatkan beberapa pihak kepolisian juga terkena serangan batu dari kedua supporter.

Festival Dewi cemara tersebut dihadiri perwakilan puluhan desa yang tersebar di provinsi Jawa Timur. Tentunya dengan Insiden memalukan tersebut, Bupati sumenep seperti sedang ditampar kepala Disbudporapar sumenep karena tidak mampu menjaga Kota yang menjunjung tinggi etika, cinta perdamaian dan santun.

Kericuhan dua daul Gong mania dan Angin ribut belum diketahui faktornya, namun yang jelas semua itu bisa di antisipasi Panitia dari Disbudporapar jika betul-betul menjaga nama kebesaran Bupati sumenep.

Baca Juga :  Maraknya Degradasi Moral, Dinsos P3A Sumenep Akan Gencarkan Penanganan Preventif

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meminta kericuhan pada Festival Dewi Cemara 2023 yang ditempatkan di Sumenep untuk diusut tuntas siapa saja oknum pelaku atau provokatornya.

Sehingga aparat kepolisian untuk memproses para pelaku atau provokator, yang mengakibatkan kericuhan pada Festival Dewi Cemara (Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera) Jawa Timur 2023.

“Saya minta jajaran Polres Sumenep untuk mengusut tuntas kericuhan di acara itu, karena telah merusak kegiatan tahunan provinsi Jawa Timur,” kata Bupati melalui saluran telepon dikutip Media Center, Jumat ( 03/11/2023).

Hingga berita ini dinaikkan pihak pewarta masih belum bisa konfirmasi perihal kericuhan acara tersebut, karena akun whatsapp pewarta di Blokir Kadisbudporar.

Loading

Berita Terkait

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura
Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda
Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI
Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi

Berita Terbaru