Kepala Desa Sapeken Raih Anugerah Pelayanan Publik Transformatif di Malam Anugerah SMSI Award 2025

Rabu, 28 Mei 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Desa Sapeken Joni Junaidi usai menerima Penghargaan di malam Anugerah SMSI Award 2025.

Foto. Kepala Desa Sapeken Joni Junaidi usai menerima Penghargaan di malam Anugerah SMSI Award 2025.

SUMENEP, nusainsider.com Malam Anugerah SMSI Award 2025 yang digelar oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep menjadi panggung apresiasi bagi berbagai tokoh dan instansi yang telah berkontribusi nyata dalam meningkatkan pelayanan publik.

Salah satu tokoh yang mendapat perhatian khusus adalah Kepala Desa Sapeken, Joni Junaidi, yang dianugerahi penghargaan dalam kategori Pelayanan Publik Transformatif Bidang Akses Transportasi Laut.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan inovasi Kepala Desa Sapeken yang Energik dalam membuka dan memperluas akses transportasi laut dari dan menuju Kepulauan Sapeken, wilayah terpencil yang selama ini kerap menghadapi kendala dalam mobilitas antarwilayah.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha transportasi, dan komunitas lokal, Joni Junaidi berhasil mendorong peningkatan frekuensi pelayaran, memperbaiki dermaga, serta menciptakan sistem informasi jadwal transportasi yang lebih transparan dan mudah diakses oleh masyarakat.

Baca Juga :  Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Komisi IV DPRD Sumenep Angkat Suara

Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Joni Junaidi memaparkan bahwa upaya transformasi akses transportasi laut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, namun juga menyasar pada aspek pelayanan dan keberlanjutan.

“Kami di Desa Sapeken menyadari bahwa transportasi laut adalah urat nadi utama bagi warga kepulauan. Tanpa akses yang memadai, masyarakat akan kesulitan mendapatkan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan pokok. Oleh karena itu, kami berupaya menghadirkan solusi yang terintegrasi, mulai dari peningkatan sarana prasarana hingga pengelolaan sistem transportasi yang lebih profesional dan berkelanjutan,” jelas Joni.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap proses perubahan yang terjadi di desa.

“Transformasi yang kami lakukan tidak bisa lepas dari partisipasi aktif warga. Mereka adalah pemilik dari perubahan ini. Kita hanya menjembatani dan mengarahkan agar perubahan itu berjalan ke arah yang benar,” tambahnya.

Joni Junaidi yang akrab disapa warga dengan panggilan “Joni”, juga mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh SMSI Sumenep.

Baca Juga :  Mahameru Lantas: Satlantas Sumenep Lakukan Rumchek Ketat di Terminal Arya Wiraraja

Menurutnya, penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi warga Desa Sapeken.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMSI Kabupaten Sumenep atas penghargaan ini. Ini bukan hanya pengakuan atas kerja kami, tapi juga dorongan moral untuk terus menjaga dan meningkatkan inovasi pelayanan publik. Harapan saya, ke depan kita bisa terus mengawal pembangunan dan pelayanan di Desa Sapeken agar semakin maksimal dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya penuh haru.

Malam Anugerah SMSI Award 2025 ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, insan pers, serta perwakilan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Jalin Sinergi dengan Forkopimka dan Tokoh Masyarakat Ambunten

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumenep untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti kepulauan.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB