Ketua Umum Gema Santri Nusa Apresiasi Keberhasilan Kapolres Sumut Jaga Stabilitas Keamanan

Kamis, 2 Januari 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMUT, nusainsider.com Kyai Khambali Ketua Umum Gema Santri Nusa Nilai Kapolda Sumatera Utara dan Jajarannya berhasil jaga stabilitas keamanan di Wilayah Sumatera Utara pada 2024.

Kyai Khambali selaku Ketua Umum Gema Santri Nusa Menilai Kapolda Sumatera Utara dan Jajaran Poldasu berhasil dan mampu menjaga Kondusifitas serta stabilitas keamanan Sumatera Utara pada 2024.

Kyai Khambali yang Juga Pengurus BPET MUI Pusat mengatakan ambil contoh bahwa Bapak Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto selaku Kapolda Sumut dan Jajarannya mampu dengan tangkas dan Cekatan terkait Persoalan Judi Online, walau itu juga sebenarnya adalah tugas utama yang harus menutup Judi Online adalah Kementerian Komdigi, Namun Kapolda Sumut dan Jajarannya sangat Komit membantu terkait Judi Online.

“Kita lihat, misalnya, ada judi online yang banyak merugikan masyarakat dapat diberantas oleh Kapolda Sumut dan Jajarannya. Ini menunjukkan bahwa Irjen.Pol Whisnu HF selaku Kapolda dan Jajarannya mendengar dan memperhatikan aspirasi masyarakat,” kata Kyai Khambali, demikian dia akrab dipanggil, dalam keterangan diterima di Medan, Selasa, 2 Januari 2025.

Baca Juga :  Geram Institusinya di Sebut Pengedar Narkoba, Himpass Desak DPRD Sumenep Lakukan Klarifikasi

Dia juga menyoroti kolaborasi dan sinergisitas antara Polri dan TNI. Salah satunya, membuahkan keberhasilan adalah Polda Sumatera Utara Berhasil Menjaga Rasa Aman, Nyaman, Kondusif dan Damai di Ruang Publik selama Masa Pilpres, Masa Pilkada dan bahkan semua Gank Motor dan Begal semuanya bisa di kendalikan dengan tangkas, cepat dan Preventif, hal ini berkat kepiawaian Irjen Pol Whisnu selaku Kapolda Sumatera Utara dan Jajarannya Ujar Kyai Khambali sang Motivator.

“Narkoba dan korupsi Kepala Daerah yang Menghisap Rakyat Sumut yang selama ini mengganggu kehidupan masyarakat tak luput dari fokus utama target kerja Kapolda Sumatera Utara dan Jajarannya ” sambung Kyai Khambali.

Di samping itu, ia menyebut salah satu program Polri Presisi yang di Implementasi oleh Polda Sumatera Utara, yakni penguatan pengawasan pelanggaran oleh anggota Polri mengalami penurunan signifikan, baik pelanggaran disiplin maupun etik.

Dijelaskan Kyai Khambali, Polda Sumatera Utara untuk mengurangi Moral Ethik, setiap seminggu sekali, diadakan Pembinaan Rohani di masing masing Penganut Agama, inilah Inisiasi dari Bapak Whisnu HF selaku Kapolda Sumatera Utara agar Anggota di bawahnya tidak melakukan Pelanggaran Moral Etik

“Strategi Pak Kapolda Sumatera Utara dengan Presisinya yang salah satunya menyasar pengawasan internal di Jajarannya Poldasu memang terbukti cukup efektif dan tepat sasaran untuk menekan berbagai pelanggaran disiplin dan etik karena hal ini yang banyak menjadi masukan dari masyarakat,” tutur Kyai Khambali yang juga Pengasuh Majlis Sholawat Ahlul Kirom.

Saya yakin dengan pembinaan yang terus menerus, dengan keteladanan kepemimpinan Bapak Irjen Pol Whisnu HF selaku Kapolda dan dari level perwira pertama, perwira menengah hingga top manajer di kepolisian dapat memberikan motivasi kepada seluruh anggota di Polda Sumatera Utara untuk lebih profesional dan tegak lurus terhadap peraturan perundangan yang berlaku,” tutur Kyai Khambali yang Juga Ketua Forum Kyai Muda NU.

Baca Juga :  Go Green! Gedung DPRD Sumenep di Bangun Dengan Konsep Khas Sumenep. Berikut Keunggulannya

Oleh karena itu, langkah-langkah perbaikan harus terus diupayakan secara konsisten, agar 2025 Polri selalu menjadi yang terdepan dalam sendi sendi Kehidupan dan selalu menjadi Pengayom Masyarakat.

Yang perlu di Perhatikan bagi Polda Sumatera Utara adalah Jangan jauh jauh dari Kalangan Ulama dan Tokoh Agama, tetap selalu Berkolaborasi, agar apa di Ikhtiarkan akan selalu tercapai, tutup Kyai Khambali.

Loading

Penulis : Ham

Berita Terkait

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM
Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong
JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event
Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa
Festival Tong-tong KEN 2026 Diselimuti Polemik, Empat Grup Legendaris Dikabarkan Pilih Boikot
OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Senin, 7 September 2026 - 06:27 WIB

JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event

Senin, 7 September 2026 - 05:33 WIB

Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Senin, 7 September 2026 - 04:43 WIB

Festival Tong-tong KEN 2026 Diselimuti Polemik, Empat Grup Legendaris Dikabarkan Pilih Boikot

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 10:46 WIB

Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Berita Terbaru