KPU Sumenep Terima Pendaftaran Bakal Calon Legislatif Dari Tujuh Partai Politik Peserta Pemilu 2024

Minggu, 14 Mei 2023 - 02:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Nusainsider.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura, menerima pendaftaran bakal calon legislatif dari tujuh partai politik peserta Pemilu 2024.

“Data parpol yang mendaftarkan bacalegnya ini, sesuai dengan data yang masuk ke KPU Sumenep hingga pukul 21.45 WIB malam ini,” kata Komisioner KPU Sumenep Rafiqi di Sumenep, Sabtu malam.

Ketujuh partai politik yang telah mengajukan bakal calon legislatif itu masing-masing Partai Nasional Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Amanat Nasional, Partai Ummat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Baca Juga :  PC Kopri PMII Jember Sebut Pemerintah Tidak Serius Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Jumlah bacaleg yang diajukan sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh KPU, yakni 50 orang yang tersebar di 8 daerah pemilihan (dapil).

Akan tetapi, sambung dia, ada juga partai politik yang hanya mengajukan caleg di tiga dapil.

“Jadi, ada yang mengajukan caleg penuh di semua dapil, akan tetapi ada juga di sebagian dapil saja,” katanya.

Baca Juga :  Tegaskan Pengakuan UNESCO, Fadli Zon Sebut Kabupaten Sumenep sebagai Empu Keris Terbanyak di Dunia

Menurut Rafiqi, salah satu partai politik yang hanya mengajukan caleg di tiga dapil adalah Partai Ummat.

Di Sumenep, partai politik peserta Pemilu 2024 sebanyak 18 parpol. Masing-masing Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, Gelora, PKS, PKN, Hanura, Garuda, PAN dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Baca Juga :  Bupati Sumenep Apresiasi Madura Pop Talent 2025, Harap Sumenep Jadi Pusat Seni Vokal Nasional

Selanjutnya Partai Demokrat, PSI, Perindo, PPP dan Partai Ummat.

Sesuai ketentuan, pendaftaran bacaleg Pemilu 2024 mulai 1 hingga 14 Mei 2024, pukul 23.59 WIB.

Loading

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB