Layanan Nonstop! RSUDMA Perkenalkan IPP, Pusat Keluhan dan Solusi Pasien

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep, Dr Erliyati M.Kes

Foto. Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep, Dr Erliyati M.Kes

SUMENEP, nusainsider.com Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Moh Anwar Sumenep kembali mencatatkan langkah maju di bawah kepemimpinan dr Erliyati, M.Kes. Kali ini melalui peluncuran Instalasi Peduli Pelanggan (IPP) sebagai layanan informasi dan pengaduan terpadu.

Layanan ini secara resmi diresmikan pada Kamis, 3 Juli 2025, dan menjadi bagian dari roadmap transformasi pelayanan rumah sakit menuju sistem yang lebih cepat, transparan, dan profesional.

“Program ini hadir menjawab kebutuhan pasien dan keluarganya terhadap akses informasi serta penanganan keluhan yang cepat dan terintegrasi,” terang dr Erliyati, Direktur RSUDMA Sumenep, Selasa, 8 Juli 2025.

IPP didesain sebagai pusat layanan komunikasi dua arah antara rumah sakit dan pasien. Semua pengaduan, masukan, dan pertanyaan akan ditindaklanjuti langsung oleh petugas melalui sistem kerja yang terstruktur dan digital.

Baca Juga :  Komitmen Puskesmas Batang-batang Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Instalasi ini akan beroperasi penuh selama 24 jam setiap hari. Fasilitasnya berada di sisi timur Instalasi Gawat Darurat (IGD), sehingga mudah diakses pasien secara langsung atau melalui sambungan telepon internal antar-unit, “Imbuhnya.

Tidak sekadar menjadi pusat keluhan, IPP juga difungsikan sebagai pusat solusi. Setiap petugas di instalasi ini telah dibekali pelatihan dan memegang sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dengan begitu, layanan IPP mengedepankan standar tinggi dan profesionalisme, menjamin kepuasan serta kenyamanan pasien selama berada di lingkungan rumah sakit.

Erliyati sapaan akrabnya menegaskan bahwa layanan ini tidak membeda-bedakan jenis pasien. Baik peserta JKN-KIS, UHC, maupun pasien umum akan mendapatkan perlakuan dan pelayanan yang sama tanpa diskriminasi.

Baca Juga :  Pertamina Tegaskan BBM Subsidi di Sumenep Tetap Tepat Sasaran

Inovasi IPP juga telah terintegrasi langsung dengan sistem BPJS Kesehatan. Tujuannya untuk mempercepat proses administrasi dan mengurangi hambatan birokrasi yang sering menjadi keluhan pasien selama ini.

“IPP adalah gerbang awal dari transformasi besar RSUD dr H Moh Anwar Sumenep yang akan berlangsung secara bertahap hingga 2027,” kata Erliyati menambahkan.

Dalam peta jalan pengembangan, RSUDMA akan mengembangkan digitalisasi penuh semua layanan, peningkatan sarana dan prasarana medis, serta mempersiapkan sertifikasi internasional bagi tenaga kesehatan.

Tak hanya itu, manajemen juga tengah menyiapkan implementasi sistem manajemen mutu berstandar internasional, yakni ISO 9001:2015, sebagai komitmen peningkatan kualitas layanan.

Baca Juga :  Pesan Bupati Fauzi di Haul Raja-Raja Madura: Pesantren Benteng Moral dan Kebangsaan

Saat ini, RSUD dr H Moh Anwar telah berstatus sebagai rumah sakit tipe B. Fasilitasnya terdiri dari 200 tempat tidur, 45 dokter spesialis, dan 120 perawat bersertifikat, “Paparnya.

Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini juga dilengkapi dengan sejumlah layanan unggulan seperti IGD 24 jam, ICU, NICU, layanan hemodialisa, hingga CT-Scan berteknologi tinggi.

Pada tahun 2023, RSUDMA berhasil meraih akreditasi paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), yang memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan di wilayah regional Madura.

Erliyati menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa hadirnya IPP bukan sekadar inovasi layanan, melainkan komitmen untuk menghadirkan sistem kesehatan yang berpihak pada hak-hak pasien, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM
QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara
Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026
Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep
Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam
PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:46 WIB

QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:29 WIB

PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:27 WIB

DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar

Berita Terbaru