SUMENEP, nusainsider.com — Sejumlah desa di Kecamatan Ra’as, Kabupaten Sumenep, dilaporkan mengalami pemadaman listrik pada malam Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kondisi tersebut membuat beberapa wilayah berada dalam keadaan gelap gulita saat momen malam takbiran yang seharusnya berlangsung khidmat dan meriah.
Pemadaman listrik itu disebut terjadi tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebelumnya. Akibatnya, aktivitas masyarakat dalam menyambut hari kemenangan menjadi terganggu.
Pengurus Forum Pemuda Ra’as (FPR) Sumenep menyampaikan keluhan serius atas kejadian tersebut. Mereka mempertanyakan kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Kecamatan Ra’as serta pelayanan dari PLN UP3 Madura yang dinilai belum maksimal.
FPR mengungkapkan bahwa persoalan kelistrikan di wilayah Ra’as bukan kali pertama terjadi.
Sebelumnya, mereka telah melakukan audiensi hingga aksi demonstrasi kepada pihak PLN UP3 Madura untuk menyuarakan berbagai keluhan terkait listrik yang kerap bermasalah.
Namun demikian, pemadaman yang tidak sesuai jadwal kembali terjadi, bahkan pada momen penting seperti malam Idulfitri.
Dewan Penasehat FPR Sumenep, Buhairi, turut menyoroti kejadian tersebut. Ia menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di wilayah Ra’as agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Kami mempertanyakan kinerja PLTD Ra’as dan PLN UP3 Madura karena pemadaman ini tidak sesuai jadwal, terlebih terjadi pada malam Hari Raya Idulfitri,” ujar perwakilan FPR dalam keterangannya yang diterima media, Jumat (20/3/2026).
Sementara itu, Bidang Advokasi Publik FPR Sumenep, Nailatuzzahra, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan dari pihak terkait.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelayanan publik, khususnya di sektor kelistrikan.
Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan listrik yang stabil, terlebih pada momen-momen penting keagamaan seperti Idulfitri.
FPR pun mendesak agar pihak terkait segera memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab pemadaman listrik tersebut.
Selain itu, mereka juga mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di Kecamatan Ra’as guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN UP3 Madura terkait pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Ra’as.
![]()
Penulis : Wafa
















