Petani Talang Hadirkan Tembakau Super, Kualitas 2025 Diakui Makin Unggul

Kamis, 20 November 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Panen Tembakau Petani Desa Talang Saronggi - sumenep

Foto. Panen Tembakau Petani Desa Talang Saronggi - sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Para petani di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, kembali menunjukkan kualitas unggulan melalui hasil panen tembakau Madura super. Pada musim panen 2025, sedikitnya 12 ton tembakau siap dipasarkan dengan harga pembuka Rp 75 ribu per kilogram.

Komoditas premium ini dihasilkan dari proses budidaya hingga pengolahan yang dilakukan dengan standar mutu tinggi oleh petani setempat, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga :  Gen Sumenep Gelar Turnamen Billiard, Moh Romli: Ajang Kompetisi dan Silaturahmi Pemuda

Pemilik tembakau, Agus Hermawan, mengungkapkan bahwa keberhasilan panen tahun ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran petani dalam menerapkan teknik perawatan yang lebih baik. Mulai dari pemilihan daun, proses rajangan, hingga pengeringan dilakukan secara lebih terukur.

“Tembakau tahun ini kualitasnya sangat bagus. Warnanya lebih cerah dan aromanya kuat, sesuai karakter khas tembakau Madura,” ujar Agus.

Menurutnya, kualitas tembakau tidak hanya bergantung pada faktor cuaca, tetapi juga pada kontrol ketat petani terhadap seluruh tahapan produksi. Pemahaman tentang kadar air, kebersihan ruang pengeringan, hingga teknik penyimpanan menjadi kunci agar mutu tembakau tetap stabil hingga diterima pembeli.

Baca Juga :  Peran Cukai dalam Mewujudkan Pengembangan Industri Berbasis Tembakau

Agus juga berharap dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait terus diperkuat, terutama dalam pendampingan serta perluasan akses pasar.

“Kami berharap harga tetap stabil dan petani mendapat nilai yang layak dari kerja keras mereka. Pelatihan dan pemasaran sangat penting agar tembakau Madura semakin dikenal luas,” imbuhnya.

Dengan stok yang siap edar dan kualitas yang terus terjaga, tembakau Madura dari Saronggi diharapkan tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi petani, tetapi juga menjadi contoh praktik pertanian berkelanjutan bagi masyarakat di Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru