Polsek Cilengsi Gelar Operasi Pemberantasan Obat Di Lokasi Ini

Selasa, 6 Juni 2023 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, nusainsider.com Pemberantasan peredaran Eximer dan Tramadol yang dijual secara bebas dibeberapa lokasi Wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor dibeberapa toko berkedok Toko Kosmetik tentunya tidak terlepas dari keterlibatan Aparat Kepolisian.

Seperti halnya operasi pemberantasan obat haram yang dilakukan jajaran Polsek Cilengsi yang dipimpin panit Reskrim, Ipda Hendrik, pada Senin 5 Juni kemarin, berhasil menggeledah satu Toko Tramadol Cahaya Kosmetik tepatnya di Jalan KH. Umar Rawailat, Kampung Cibereum Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi.

Namun sayangnya penggeledahan tersebut difokuskan disatu titik saja, sementara 6 toko lainnya yang sudah beroperasi sejak lama masih bernapas lega.

“Yang digeledah itu Toko Tramadol yang baru buka sebulan lalu pak. Sementara 6 toko lagi masih merjalela salah satunya, di Rawahingkik depan cresin, Prapatan Cileungsi samping Alfamart dekat Pom Bensin, Depan Permata Cibubur/Pospol/dekat Terminal, Gandoang dekat desa serta Depan Citra Indah Jonggol,” Ketus Warga Cilengsi yang enggan disebut namanya. Selasa (06/06).

Menurutnya, kecurigaan masyarakat semakin mendasar dengan pembiaran peredaran obat haram serta tebang pilihnya aparat dalam melakukan penindakan itu merupakan satu bukti ada keterlibatan ataupun dukungan.

“Kok bisa yang ditindak cuman satu toko saja, sementara yang lainnya dibiarkan bernafas lega,” singkat warga dengan nada sinis.

Baca Juga :  Laporan Penganiayaan ; Kapolsek Batang-batang Saat Ini Masih Dalam Tahap Lidik

Sementara saat Awak Media mengkonfirmasi via whatsapp Panit Reskrim Polsek Cileungsi, Ipda Hendrik menjelaskan bahwa, saat ini pihaknya baru menggeledah satu toko saja untuk yang lain nanti ditahap berikutnya.

“Titik lainnya Insya Allah berikutnya, karena kegiatan kita bukan itu saja, ” jawabnya dengan singkat.

Sementara Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanudin saat di mintai tanggapan terkait marakanya penjualan obat tramadol di Wilayah hukum Polsek Cileungsi pada jum’at 4 Mei 2023 lalu, ia menyampaikan bahwa, pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada pelaku penyalahgunaan narkoba.

“Tidak ada kompromi dengan penyalahgunaan narkoba,” tegas Kapolres secara singkat.

Loading

Berita Terkait

Lebih dari 400 Santri Jadi Korban MBG, Ning Lia Turun Langsung Beri Penguatan Mental
Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi
Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak
Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan
FR Klaim Kantongi SIPPM, Legalitas Rawat Inap dan STR Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:47 WIB

Lebih dari 400 Santri Jadi Korban MBG, Ning Lia Turun Langsung Beri Penguatan Mental

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:05 WIB

FR Klaim Kantongi SIPPM, Legalitas Rawat Inap dan STR Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Berita Terbaru