Polsek Kangean Ungkap Penemuan Jasad Bayi di Rumah Kos, Isu Mutilasi Dibantah Polisi

Rabu, 3 September 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.comPolsek Kangean, jajaran Polres Sumenep, menangani kasus penemuan mayat bayi perempuan di sebuah rumah kos di Dusun Wakaf, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep. Peristiwa itu terungkap pada Senin (1/9/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Laporan pertama datang dari Buatun (70), warga Desa Duko, Kecamatan Arjasa, yang merupakan nenek korban. Ia menemukan cucunya, Asyifa Lailatul Aulia (11 bulan), sudah tidak bernyawa di dalam sebuah tas berwarna putih kombinasi hitam yang mengeluarkan bau menyengat.

Baca Juga :  Kasus Nenek Ngatini Jadi Alarm Nasional, Senator Jatim Minta Regulasi Perlindungan Debitur Diperketat

Penemuan bermula ketika Buatun diminta pemilik kos untuk mengambil barang-barang milik menantunya, ST. Kholila Oktovia.

Saat membuka tas yang ditinggalkan di kamar kos, ia menemukan jasad bayi terbungkus plastik hitam. Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Kangean.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa tas, baju bayi, selimut, sarung, dan plastik hitam.

Baca Juga :  Solidaritas Ramadan, GEN Bakorwil VI Sumenep Tebar Kebaikan di Pelabuhan Dungkek

Jenazah bayi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Abuya Kangean untuk pemeriksaan medis. Hingga kini, jasad korban masih berada di rumah sakit dan penyebab kematian menunggu hasil pemeriksaan dokter.

Kapolsek Kangean, AKP Datun Subagyo, menyatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Identitas pihak yang diduga terkait sedang kami dalami. Penanganan dipastikan dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Widiarti, S.H., menepis kabar yang beredar terkait dugaan mutilasi.

“Korban ditemukan dalam keadaan utuh. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” tegasnya.

Untuk memperdalam kasus ini, Polsek Kangean telah berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Sumenep. Situasi di lokasi kejadian dan selama proses penanganan berlangsung aman serta kondusif.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kepulauan Sumenep Dibidik Bappenas, Energi Surya hingga Hilirisasi Garam Dikaji
Emas Bernilai Ibadah, Central 88 Gold & Jewellery Dedikasikan Keuntungan untuk Yatim-Duafa
Bawa Polresta Sumenep ke Arah Baru, Kombes Pol Ariek Raih Penghargaan
ICONIS ke-10 Jadi Ruang Refleksi Merawat Tradisi Keagamaan Masyarakat Madura
Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:49 WIB

Kepulauan Sumenep Dibidik Bappenas, Energi Surya hingga Hilirisasi Garam Dikaji

Kamis, 10 September 2026 - 14:23 WIB

Emas Bernilai Ibadah, Central 88 Gold & Jewellery Dedikasikan Keuntungan untuk Yatim-Duafa

Kamis, 10 September 2026 - 09:19 WIB

Bawa Polresta Sumenep ke Arah Baru, Kombes Pol Ariek Raih Penghargaan

Kamis, 10 September 2026 - 08:06 WIB

ICONIS ke-10 Jadi Ruang Refleksi Merawat Tradisi Keagamaan Masyarakat Madura

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Berita Terbaru