Program JUT Terbatas, DKPP Sumenep Alihkan Prioritas ke Penyediaan Air

Rabu, 15 April 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Chainur Rasyid Kepala DKPP Sumenep dan Salah satu Jalan usaha Tani (JUT) di kecamatan Rubaru

Foto. Chainur Rasyid Kepala DKPP Sumenep dan Salah satu Jalan usaha Tani (JUT) di kecamatan Rubaru

SUMENEP, nusainsider.com Luas lahan pertanian di Kabupaten Sumenep mencapai 131.308 hektare dengan dukungan ribuan kelompok tani yang tersebar di berbagai wilayah.

Berdasarkan data terbaru awal tahun 2025, tercatat sebanyak 4.260 kelompok tani (Poktan), yang terdiri dari 3.371 kelompok tani laki-laki dan 889 Kelompok Wanita Tani (KWT) di 332 desa dan kelurahan.

Meski jumlahnya cukup besar, tidak semua kelompok tani tersebut memiliki aksesibilitas yang memadai, terutama infrastruktur jalan usaha tani (JUT). Keterbatasan akses ini dinilai berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian serta kelancaran distribusi hasil panen.

Baca Juga :  Myze Fun Run 2025 Meriah, PKDI: Ini Contoh Event yang Menghidupkan Desa dan UMKM

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan bahwa program pembangunan JUT merupakan agenda tahunan yang melekat di instansinya.

Pendanaan program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.

Namun, pada tahun ini pelaksanaan program JUT lebih banyak berasal dari aspirasi anggota DPRD Sumenep. Lokasi pembangunan ditentukan oleh masing-masing wakil rakyat di daerah pemilihannya.

“Kalau JUT tetap ada, tapi jumlahnya terbatas. Untuk angka pastinya saya tidak hafal karena itu merupakan pokok pikiran (pokir) dewan,” ujar pria yang akrab disapa Inong tersebut.

Ia mengakui, pihaknya tidak memiliki kendali penuh dalam menentukan sasaran program JUT tahun ini karena mekanismenya berbasis usulan legislatif.

Baca Juga :  Lagi! DKPP Sumenep Terima Penghargaan Dari Pemprov Jawa Timur Sebagai Vaksinator PMK

Lebih lanjut, Inong menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah mengalihkan fokus pada program penyediaan air untuk lahan pertanian. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pengeboran sumber air di wilayah yang mengalami kesulitan akses air.

“Program JUT sebenarnya sudah dimaksimalkan pada tahun-tahun sebelumnya. Sekarang pemerintah lebih fokus pada penyediaan air untuk mendukung pertanian,” tegasnya.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan utama sektor pertanian di Sumenep, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya air.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN
Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Berita Terbaru