Stafsus Menang RI Tekankan Guru Agama Islam harus Adaptif di Era Digital

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) RI Wibowo Prasetyo.

Foto. Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) RI Wibowo Prasetyo.

JAKARTA, nusainsider.com Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) RI Wibowo Prasetyo menilai peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia sangat strategis dalam membentuk karakter anak didik yang matang di tengah tantangan era digital saat ini.

Keteladanan terhadap nilai-nilai spiritual, kepribadian dan kepemimpinan yang ditanamkan para guru PAI menjadi modal kuat membangun generasi bangsa lebih kokoh ke depan.

“Kuncinya guru PAI harus siap terus meningkatkan kompetensinya dan lebih adaptif terhadap zaman. Sekarang ini era begitu cepat berubah, kalau kita tidak luwes maka akan tertinggal. Digitalisasi di PAI adalah keharusan karena sudah menjadi tuntutan dunia,” kata Wibowo dalam keterangan di Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Wibowo mengatakan para guru PAI memiliki posisi strategis karena setiap hari berinteraksi dengan para anak didik yang mayoritas merupakan generasi Z.

Kelebihan generasi pengguna aktif internet ini, sambungnya, sangat terbuka, toleran, cepat menerima informasi, kritis, multitasking, interaktif, dan ambisius. Namun di sisi lain, para generasi Z ini memiliki kecenderungan lemah dalam hal memverifikasi informasi.

Baca Juga :  Kemendikbudristek Dorong Pemerintah dan Satuan Pendidikan Prioritaskan Keselamatan Murid

Imbasnya, kata dia, mereka mudah menyerap berbagai informasi tanpa menyadari bahwa apa yang mereka terima hoaks.

“Di sinilah peran strategis guru PAI agar menjadi penjernih atas berbagai kabar hoaks, termasuk yang berkaitan dengan isu-isu agama. Ini agar menghindarkan anak didik mengalami kesalahan dalam beragama. Generasi Z ini harus kita kawal karena 2030 mendatang sebagian akan mengganti posisi kita,” jelasnya.

Loading

Penulis : Muz

Berita Terkait

Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit
“Polisi Belajar Baik”: Perjalanan Aipda Purnomo dari Kemiskinan Menuju Misi Kemanusiaan
LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:31 WIB

Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Minggu, 26 April 2026 - 18:26 WIB

“Polisi Belajar Baik”: Perjalanan Aipda Purnomo dari Kemiskinan Menuju Misi Kemanusiaan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB

Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 17:26 WIB

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As Pengamat Kebijakan Publik kota Keris

Ekonomi

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB