Deklarasi Dukungan, Mahasiswa Unisma Nilai Pragmatis dan Klaimer

Senin, 6 November 2023 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Fauzi mahasiswa program studi administrasi publik Univeristas Islam Malang (Unisma).

Foto. Fauzi mahasiswa program studi administrasi publik Univeristas Islam Malang (Unisma).

MALANG, nusainsider.com — Deklarasi dukungan kepada pasangan Calon Presiden (capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka atas nama mahasiswa dan aktivis jatim dinilai terlalu pragmatis dan klaimer.

“ Bagi saya deklarasi semacam itu terlalu pragmatis dan klaimer lah_ ” Ujar Fauzi mahasiswa program studi administrasi publik Univeristas Islam Malang tersebut.

Sebagai generasi Z (gen z), Ahmad Fauzi menilai bahwa deklarasi yang dilakukan di Surabaya tersebut bukan dalam koridor peran mahasiswa (gen z) dalam mewarnai pemilu 2024.

Baca Juga :  Deklarasi Pasukan 08 SULUT Siap Dukung Penuh Prabowo-Gibran Di Pilpres 2024

“ Ya saya paham soal banyaknya pemilih dari kalangan gen Z dan setiap manusia punya hak, hanya saja hal – hal begitu itu bukan masuk dalam pengertian soal peran ikut berpartisipasi tentang pemilu 2024 atau kepedulian generasi bangsa tentang dunia politik di Indonesia” Terang Fauzi.

Ia menyarankan agar mahasiswa ataupun aktivis (gen z) tetap dengan argumentasi yang berlandaskan pengetahuan ilmiahnya menjadi bagian dalam penyaringan informasi dan penyebarannya untuk mencerdaskan dunia digital (dalam konteks politik) yang sangat massif bukan malah pragmatis dan klaimer.

“ Ya ayo terlibat dalam proses pemilu 2024, tapi tidak dengan cara – cara pragmatis atau klaimer itu, biarlah kita ini terlibat dengan nilai – nilai mahasiswa (gen z) yang kita punya, biar tidak malu kita_ ” Ucap mahasiswa Universitas Islam Malang tersebut.

Baca Juga :  PC PMII Surabaya; PBB Harus Tegas dalam Menyikapi Konflik Palestina-Israel

“ lebih – lebih media sosial menjadi salah satu faktor pembentukan pola pikir, ya disebar dan disaring informasi yang sesuai, beri pernyataan yang menunjukkan identitas mahasiswanya (objektif) sehingga dunia digital kita (dalam konteks politik khususnya 2024) penuh dengan ide – ide dan gagasan tentang masa depan bangsa bukan malah pernyataan branding salah satu pasangan calon_ ” tutupnya.

Loading

Berita Terkait

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah
Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:19 WIB

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:58 WIB

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru

Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB

Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Berita Terbaru