DKPP Sumenep Adakan Pasar Murah, Kepala DKPP: ‘Bantu Warga Hadapi Kenaikan Harga

Kamis, 13 Februari 2025 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Gerakan Pangan Murah, Bulog Bekerjasama dengan DKPP Sumenep. Kamis 13 Februari 2025

Foto. Gerakan Pangan Murah, Bulog Bekerjasama dengan DKPP Sumenep. Kamis 13 Februari 2025

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerja sama dengan Bulog Madura kembali menggelar pasar murah di depan Pendopo Keraton Sumenep, Kamis (13/2/2025).

Pasar murah ini bertujuan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya. Beberapa barang yang dijual antara lain beras, minyak goreng, gula, tepung, sayuran, dan bahan pangan lainnya, Kata Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid kepada Media nusainsider.com, Kamis (13/2)

Ia menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan langkah konkret dari pemerintah untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga barang, sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.

“Kami berkomitmen untuk mengadakan pasar murah secara rutin agar bisa lebih banyak membantu masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Pasar murah ini adalah salah satu cara kami untuk memastikan bahwa kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh semua kalangan,” Jelasnya.

Kadis Inovatif itu juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif pasar murah ini, yang merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat serta memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan pokok, “Tambahnya.

Baca Juga :  Sunyinya Wilayah Timur Daya, Pemuda Desak Lintas Sektor Bangkitkan Kegiatan Sosial

Beberapa harga barang yang ditawarkan dalam pasar murah tersebut antara lain:

– Beras medium Rp12.500 per kilogram
– Beras premium Rp14.000 per kilogram
– Bawang merah Rp18.000 per kilogram
– Bawang putih Rp35.000 per kilogram
– Daging ayam ras Rp30.500 per ekor
– Telur ayam ras Rp25.000 per kilogram
– Cabai rawit merah Rp5.000 per pack
– Cabai rawit besar Rp7.000 per pack
– Gula pasir Rp17.000 per kilogram
– Minyak goreng Rp15.000 per liter

Baca Juga :  Galakkan Promosi Wisata, Disbudporapar Sumenep Bersama ASPRIM Gelar Table TOP Perdana

Warga yang berpartisipasi dalam pasar murah ini pun mengapresiasi acara yang digelar pemerintah daerah. Salah satunya adalah Nur Hafidah, seorang ibu rumah tangga asal Desa Kolor, yang kebetulan melintas di area pasar murah tersebut.

“Harga barang di pasar ini jauh lebih murah, jadi bisa sedikit menghemat pengeluaran bulanan. Ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Nur Hafidah.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid
Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas
Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif
Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward
Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan
“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Jumat, 24 April 2026 - 06:53 WIB

Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif

Kamis, 23 April 2026 - 14:21 WIB

Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward

Kamis, 23 April 2026 - 13:51 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Berita Terbaru