Jika Juni Tidak Ada Keputusan Cawapres, Elite PKB Dapat Saran Evaluasi KKIR

Kamis, 8 Juni 2023 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Waketum PKB Jazilul Fawaid mengungkapkan partainya mendapatkan masukan dari sejumlah pihak agar mengevaluasi Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Partai Gerindra.

Evaluasi dilakukan jika Ketum Gerindra Prabowo Subianto belum memutuskan siapa cawapres pada Juni ini.

“Ya, tunggu saja keputusan Cak Imin dan Pak Prabowo. Cuma, ini saya mendapat masukan juga dari beberapa tokoh, ulama, dan kiai di PKB mohon segera diputuskan saja. Sarankan ke Pak Muhaimin segera putuskan di bulan Juni. Kalau nggak ya dinetralkan lagi saja, begitu,” kata Jazilul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6/2023).

“Ya evaluasi,” imbuh Jazilul menegaskan maksud dinetralkan adalah evaluasi.

Baca Juga :  Viral! Ketua DPC PKB Sumenep dinilai Menciderai Konsistensi Partai, Begini Kata Sesepuh

Usulan evaluasi itu, kata Jazilul, bukan dari dirinya atau partai pendukung. Cawapres Prabowo, dalam usulan tersebut, harus segera diputuskan karena sudah akan memasuki Idul Adha.

“Itu dari kiai bukan saya, kalau Ijtima Ulama malah Mei kan, kita ini sudah 2 Lebaran, kalau bahasa lagunya Lebaran Idul Fitri waktu itu para kiai minta ini sekarang sudah Lebaran kurban. Nunggu Lebaran apa lagi, Lebaran ibu hamil apa selesainya, itu nggak ketemu nanti,: ujar Jazilul.

Jazilul tak mempermasalahkan usulan untuk mengevaluasi koalisi PKB bersama Gerindra yang dipimpin Prabowo.

“Ya itu wajar saja ya kalau para tokoh menyampaikan ke saya. ‘Pak Jazil sampaikan ke Pak Muhaimin agar di bulan yang baik ini Idul Adha, kemarin Idul Fitri. Kalau nggak jadi dievaluasi saja’,” ucap Jazilul.

Di sisi lain, Jazilul meyakini nama Cak Imin masuk ke dalam bursa daftar nama bakal cawpares Prabowo. Sebab, keputusan akhir koalisi berada di tangan Gerindra dan PKB.

“Loh, tadi para kiai bilang. Tetapkan saja, nggak mungkin nggak ada di list. Wong keputusannya ada di Prabowo-Cak Imin, gimana caranya berpikir Cak Imin nggak ada di list? Yang memutuskan dari KKIR itu Prabowo dan Gus Muhaimin, gimana Gus Muhaimin nggak ada di list?” imbuhnya.

Loading

Berita Terkait

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah
Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:19 WIB

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:58 WIB

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru

Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB

Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Berita Terbaru