Kasat Reskrim Polres Bogor ; DPRD Kabupaten Bogor Lakukan Penggelapan Dan Penipuan Hasil Jual Lahan

Kamis, 1 Juni 2023 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Penjara

Ilustrasi. Penjara

BOGOR, nusainsider.com — Oknum anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berinisial EK resmi ditahan kepolisian karena dugaan aksi penggelapan dan penipuan senilai Rp1,78 Miliar, Kamis 1 Juni 2023.

Politisi dari partai PPP ini berasal dari Dapil 6 Kabupaten Bogor, EK yang juga anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor ini terlibat kasus aksi penggelapan dan penipuan bersama Kepala Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur berinisial HM.

EK oknum Anggota DPRD Kabupaten Bogor dan HM oknum Kepala Desa ini resmi ditahan di Mako Polres Bogor.

Baca Juga :  Hati-Hati! Modus Bantuan Renovasi Masjid, Kini Catut Nama Wabup Sumenep

Perihal penahanan EK, yang juga anggota Fraksi Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bogor, Yohanes Redhoi Sigiro.

“Sudah kami tahan di ruang tahanan Mako Polres Bogor, dan juga berkasnya segera kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor,” ujar Yohanes, Selasa 30 Mei 2023.

EK dan HM dilaporkan di Desember 2022 lalu, dengan nomor : LP/B/2327/XII/2022/JBR/RES BOGOR pertanggal 19 Desember 2022.

“Dua orang tersangka tersebut kami kenakan pasal penggelapan atau penipuan, ancaman hukuman penjaranya paling lama 4 tahun,” tandasnya.

Kedua tersangka diduga menggelapkan uang hasil jual lahan milik warga di Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Bantuan BI Rp80 Triliun? Jerry Massie: Itu Hanya Angin Politik

Diketahui, Dari tanah yang dijual oleh EK dan HM ke PT Jaya Protindo senilai Rp 1.787.750.000. Namun, ternyata pemilik empat bidang tanah tersebut tidak menerima uang dari hasil jual-beli tanah tersebut.

Loading

Berita Terkait

Menimbang Ulang Eksistensi Hiburan Dunia Malam : Tegas Menertibkan, Adil Menegakkan Aturan
OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan
Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Forum Konfercab PMII Surabaya Memanas, Dugaan Pemukulan Kader Unair Mencuat
Dugaan Kamar Gratis untuk Konstituen Bikin Geger, LBH Desak Kesetaraan Pelayanan
Dari Sengketa Tanah Jemur Wonosari, Ning Lia Dorong Penguatan Perlindungan Hukum Warga
Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Menimbang Ulang Eksistensi Hiburan Dunia Malam : Tegas Menertibkan, Adil Menegakkan Aturan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Forum Konfercab PMII Surabaya Memanas, Dugaan Pemukulan Kader Unair Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Dugaan Kamar Gratis untuk Konstituen Bikin Geger, LBH Desak Kesetaraan Pelayanan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Dari Sengketa Tanah Jemur Wonosari, Ning Lia Dorong Penguatan Perlindungan Hukum Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Berita Terbaru