Mensos RI Tri Rismaharini Kunjungi 2 Masyarakat Ini Di Sumenep

Minggu, 14 Mei 2023 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Nusainsider.com Inginkan pulih dan sehat, dua penderita Cerebral Palsy dari Kabupaten Sumenep, mendapatkan perhatian khusus dari Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam kunjungan kerjanya, Minggu (14/5/2023).

Bu Risma mengatakan infomasi adanya penderita Cerebral Palsy (Lumpuh Otak) dari Ketua Ansor Kecamatan Kalianget yang berkirim surat kepadanya.

“Ketua Ansor yang berkirim surat kepada saya, lalu saya menjadwalkan kegiatan untuk berkunjung kesini,” ujarnya.

Menurut Mensos, pihaknya menghimbau kepada masyarakat luas utamanya di Madura untuk tidak menutup diri keluarganya yang mengalami celebral palsy sebagai aib.

Baca Juga :  2.802 Kali Meletus Sepanjang 2025, Semeru Jadi Gunung Api Paling Aktif di Indonesia

“Kemungkinan penderita Cerebral Palsy mengalami kelainan ketika masih hamil. Jika menemui kasus seperti ini masyarakat jangan menutup diri, tetapi harus melaporkan kepada Pemerintah agar cepat dilakukan pertolongan,” tegas Mensos.

Kata Menteri, pihaknya akan terus berusaha membantu agar para penderita cerebral palsy minimal bisa membantu dirinya sendiri.

“Selama ini kan dia dibantu keluarganya, setidaknya dengan dilakukan terapi dia (penderita cerebral palsy) tidak menggantungkan seumur hidupnya pada orang lain,” ucap Bu Risma.

Baca Juga :  Satire Capres RI Memanas; Anies Dan Ganjar Sindir Siapa?

Diketahui Mensos bersama rombongan diawali mengunjungi penderita Cerebral Palsy di Desa Asem nunggal, Kecamatan Kalianget, yakni Muhammad Jamal Kurniawan (14). Putra dari pasangan Muhammad Salehoddin (50) dan Azizah (44).

Pria yang kerap dipanggil jamal tersebut mengalami kelumpuhan otak sejak usia 4bulan. Saat ini dia hanya bisa berbaring dan kegiatan sehari-hati dibantu oleh keluarganya.

Dari kementerian sosial, dirinya mendapatkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) senilai total Rp11.242.100. Bantuan tersebut berupa kebutuhan dasar dan nutrisi, mainan anak, bantuan kewirausahaan serta bantuan biaya operasional selama Jamal dilakukan perawatan dan keluarganya.

Baca Juga :  Wagub Jatim Target Pembangunan Sampai Besuki Bisa Selesai Sesuai Dengan Target

Kemudian perjalanan menuju RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep mengunjungi Nur Aisyah (8) asal Desa Brakas, Kecamatan Ra’as, Kabupaten Sumenep yang sedang dilakukan perawatan.

Mensos Risma menyerahkan bantuan senilai Rp14.246.800 kepada Aisyah. Bantuan terdiri dari alat bantu kursi roda adaptif, bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dan nutrisi, mainan anak serta bantuan operasional selama pengobatan.

Loading

Berita Terkait

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:58 WIB

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru

Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB

Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Berita Terbaru