Pejabat (PJ) Walikota Bekasi Perintahkan Kepala Inspektorat Periksa Kepsek SMPN 4 Kota Bekasi

Sabtu, 30 September 2023 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, nusainsider.com Kepala Inspektorat Kota (Itko), Lis Wisyuwati, dengan tegas mendapat perintah langsung dari Raden Gani Muhammad Pejabat (Pj) Wali Kota Bekasi untuk menangani informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat, merespons laporan media online lokal.

Terkait kasus biaya pembelian seragam sekolah, atribut, dan sepatu senilai ± Rp 1,5 juta melalui koperasi di SMPN 4 menjadi sorotan publik setelah beberapa orangtua siswa mengungkapkan hal ini kepada media.

Selain harganya yang melampaui harga eceran tertinggi (HET), beberapa sumber yang dapat dipercaya juga menyoroti peran Kepala Sekolah Sungkawati dalam masalah ini, serta keterlibatannya di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi dan media sosial.

Baca Juga :  Wow! Produktivitas Hasil Panen Melon dan Semangka di Ambunten Menggembirakan

Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Inspektorat Kota (Itko) untuk menindaklanjuti laporan tersebut dalam keterangannya kepada media pada Jumat, 29 September.

Raden menekankan bahwa pemberitaan oleh berbagai media online mengenai biaya seragam sekolah dan tes IQ di SMPN 4 adalah dalam wilayah tugas Inspektorat Kota Bekasi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan ajukan pertanyaan langsung kepada Inspektorat Kota Bekasi,” kata Raden sambil meninggalkan lokasi.

Panja (43), salah seorang orangtua siswa di SMPN 4 yang enggan disebutkan namanya, mengapresiasi langkah Pejabat Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad, yang menugaskan Inspektorat Kota Bekasi untuk menangani masalah ini.

Baca Juga :  Ketua Partai Golkar SULUT Terobosan UMKM Bagi Milenial

Panja berharap bahwa Inspektorat dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait peningkatan harga seragam sekolah melalui koperasi di SMPN 4.

Dia juga menuduh Kepala Sekolah SMPN 4 Sungkawati mengetahui permasalahan ini dan diduga kuat berperan dalam menaikkan harga seragam, atribut sekolah, dan sepatu di atas HET di koperasi sekolah.

“Tidak hanya itu, tes IQ dengan biaya Rp 100.000 per siswa per kelas tujuh juga diduga kuat melibatkan Sungkawati dalam perannya di balik layar terkait kegiatan siswa kelas tujuh,” ungkap Panja.

Panja juga mengkritik sikap tertutup Sungkawati terhadap media yang datang untuk mengkonfirmasi informasi ini setelah pengumuman PPDB Online 2023-2024.

“Sebagai Kepala Sekolah SMPN 4, Sungkawati seharusnya lebih peka terhadap keluhan orangtua siswa dan jangan menghalangi peran jurnalis yang dilindungi oleh undang-undang,” tegasnya.

Baca Juga :  90 Siswa PSHT Ranting Guluk-guluk Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk

Sumber juga menekankan bahwa profesi jurnalis adalah pekerjaan mulia yang berperan sebagai penyambung informasi kepada publik.

“Dengan beredarnya informasi ke publik, kebenaran informasi harus bisa dipertanggungjawabkan,” demikian dijelaskan.

Loading

Berita Terkait

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar
Nyaris Lolos dari Bandara Juanda, Kurir Sabu dan Ekstasi Disergap Berkat Analisis Risiko Bea Cukai
Polresta Malang Kota Tetapkan Gunadi Yuwono Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta
Rp27,3 Miliar Program P3TGAI di Sumenep Disorot, 140 Titik Diduga Menyimpan Kejanggalan
Sengketa Tanah Pamolokan Berlanjut, Putusan PT Surabaya Perkuat Kemenangan Bambang Hermanto
Mengawal 140 Titik P3TGAI: Belajar dari Kasus BSPS agar Korupsi Tak Berulang di Sumenep
Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:27 WIB

DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Nyaris Lolos dari Bandara Juanda, Kurir Sabu dan Ekstasi Disergap Berkat Analisis Risiko Bea Cukai

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polresta Malang Kota Tetapkan Gunadi Yuwono Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Rp27,3 Miliar Program P3TGAI di Sumenep Disorot, 140 Titik Diduga Menyimpan Kejanggalan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Sengketa Tanah Pamolokan Berlanjut, Putusan PT Surabaya Perkuat Kemenangan Bambang Hermanto

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Mengawal 140 Titik P3TGAI: Belajar dari Kasus BSPS agar Korupsi Tak Berulang di Sumenep

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati

Berita Terbaru