Pilkada Langsung, Antara Kedaulatan Rakyat dan Transaksi Politik

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Adi Sajagad (Jong Sumekar)

Foto. Adi Sajagad (Jong Sumekar)

OPINI, nusainsider.com Pilkada langsung yang sejak awal digadang-gadang sebagai wujud nyata kedaulatan rakyat, dalam praktiknya belum sepenuhnya mencerminkan demokrasi yang sehat.

Di banyak daerah, proses ini masih kuat dibayangi praktik politik uang, mobilisasi suara berbasis transaksi, serta permainan elit yang menjauhkan rakyat dari makna demokrasi substantif.

Tingginya biaya politik mendorong calon kepala daerah menghalalkan berbagai cara demi meraih kemenangan.

Akibatnya, kompetisi politik tidak lagi bertumpu pada gagasan, rekam jejak, dan kapasitas kepemimpinan, melainkan pada seberapa besar modal yang dimiliki. Dalam kondisi ini, rakyat kerap diposisikan sebagai objek, bukan subjek demokrasi.

Baca Juga :  Panggung Dangdut atau Arena Donasi? Kritik Publik atas Sistem Virtual Gift DA7

Realitas tersebut melahirkan persoalan lanjutan yang tidak kalah serius. Kepala daerah terpilih cenderung disibukkan dengan upaya “Mengembalikan Modal Politik” ketimbang mengabdi sepenuhnya pada kepentingan publik.

Praktik korupsi, kolusi, serta lahirnya kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat kecil menjadi konsekuensi yang sulit dihindari.

Atas kondisi tersebut, Jong Sumekar memandang bahwa wacana pilkada melalui DPRD patut dipertimbangkan.

Baca Juga :  Musim Tembakau ; Menyangsikan Pemerintah Daerah Terhadap Pemberdayaan Petani, Begini Tanggapan Brilian Kadis KPP

Gagasan ini bukan dimaknai sebagai kemunduran demokrasi, melainkan sebagai alternatif untuk memutus mata rantai politik uang yang kian masif dalam pilkada langsung. Meski demikian, dukungan tersebut tentu tidak tanpa syarat.

Pilkada melalui DPRD harus dibarengi dengan perbaikan serius dalam sistem dan etika politik. Transparansi proses pemilihan, pengawasan publik yang ketat, sanksi tegas terhadap praktik suap, serta keterlibatan aktif masyarakat sipil menjadi prasyarat mutlak. Tanpa itu, pilkada via DPRD justru berpotensi memindahkan praktik politik uang dari ruang publik ke ruang elit.

Baca Juga :  Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Demokrasi sejatinya tidak semata-mata diukur dari mekanisme pemilihan langsung atau tidak langsung. Esensi demokrasi terletak pada sejauh mana proses tersebut mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas, berpihak kepada rakyat, serta menjalankan amanat kekuasaan secara adil dan bertanggung jawab.

Selama pilkada langsung masih dikuasai oleh praktik politik uang, evaluasi menyeluruh menjadi sebuah keniscayaan. Yang terpenting bukan soal caranya, melainkan bagaimana demokrasi dibersihkan dari praktik transaksional yang merusak masa depan daerah.

Oleh: Jong Sumekar

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
SK Kepengurusan Diserahkan di Surabaya, PKB Pamekasan Perkuat Konsolidasi 2026–2030
SKK Migas Jabanusa Gelar Forum Strategis, Bahas Keseimbangan Energi dan Fiskal Kabupaten Pesisir
Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan
Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah
Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:29 WIB

SK Kepengurusan Diserahkan di Surabaya, PKB Pamekasan Perkuat Konsolidasi 2026–2030

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:28 WIB

SKK Migas Jabanusa Gelar Forum Strategis, Bahas Keseimbangan Energi dan Fiskal Kabupaten Pesisir

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Sumenep Bidik Lompatan Ekonomi Maritim, Pulau Pagerungan Kecil Diusulkan Jadi Kampung Industri Perikanan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:19 WIB

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:58 WIB

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru

Berita Terbaru