Propemperda 2025: DPRD Sumenep Dorong Regulasi Petani, UMKM, hingga Media Sosial

Selasa, 30 September 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPRD Sumenep Fraksi Nasdem, Achmad Juhairi S.IP., M. Phil

Foto. Anggota DPRD Sumenep Fraksi Nasdem, Achmad Juhairi S.IP., M. Phil

SUMENEP, nusainsider.com —- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep resmi menetapkan 39 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025.

Penetapan itu dilakukan melalui rapat paripurna bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Senin (29/10/2025).

Wakil Kepala Badan Pembinaan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumenep, Ahmad Juhairi, S.IP., M.Phil., menjelaskan, program ini tertuang dalam Keputusan DPRD Sumenep Nomor 100.3/09/KEP/435.050/2025 tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2025.

Dari total 39 raperda yang masuk dalam daftar, 30 di antaranya merupakan usulan inisiatif DPRD, sementara sembilan sisanya berasal dari usulan Pemerintah Kabupaten.

“Ada 30 rancangan undang-undang yang diajukan DPRD, sementara sembilan lainnya merupakan usulan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Menurut Ahmad Juhairi, salah satu regulasi penting yang menjadi perhatian adalah Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Meski sudah diusulkan pada tahun ini, pembahasan regulasi tersebut baru akan diprioritaskan pada 2026 mendatang.

“Peraturan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani memang masuk daftar usulan 2025, tetapi tidak dibahas tahun ini. Fraksi Nasdem akan mendorong agar regulasi tersebut menjadi prioritas pada masa reses anggaran 2026,” tegasnya.

30 Raperda Usulan DPRD

Adapun 30 Raperda inisiatif DPRD mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangunan daerah, pendidikan, perlindungan ekonomi masyarakat, hingga pengelolaan lingkungan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Raperda Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah.
  • Peraturan Pemeliharaan Parkir.
  • Perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2013 tentang Perlindungan Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penyelenggaraan Pasar Modern.
  • Raperda tentang Reforma Agraria.
  • Raperda tentang Pengelolaan Pasar.
  • Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
  • Raperda Pengelolaan Penerangan Jalan Umum dan Lingkungan.
  • Regulasi Sistem Pemeliharaan Pendidikan.
  • Pedoman Pengendalian Pencemaran Air Permukaan Tambak Udang.
  • Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan.
  • Pemeliharaan Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.
  • Perlindungan dan Pengembangan Tambak Udang Rakyat.
  • Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Garam.
  • Pengelolaan dan Pengawasan Dana Desa.
  • Raperda Fasilitasi Pengembangan Pesantren.
  • Regulasi Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial.
  • Pemeliharaan Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Baca Juga :  Simak! Begini Langkah DKPP Sumenep Hadapi Prediksi El-nino

Selain itu, terdapat pula rancangan regulasi mengenai ideologi Pancasila, visi nasional, pencegahan KDRT, pendidikan karakter, perlindungan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, pengentasan kemiskinan, hingga pengelolaan aset daerah.

9 Raperda Usulan Pemerintah Daerah

Sementara itu, sembilan raperda yang diajukan Pemkab Sumenep meliputi:

  • Raperda tentang Badan Usaha Umum Daerah Kabupaten Sumekar.
  • Raperda tentang Perlindungan Keris.
  • Peraturan Penyertaan Modal untuk PT WUS.
  • Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
  • Usulan Dana Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  • Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024.
  • Raperda Perubahan APBD 2025.
  • Laporan APBD 2026.
  • Peraturan tentang Tembakau.
Baca Juga :  Nanti Malam! Budaya Madura dan Tapal Kuda akan Menyatu di Malam Spektakuler Madura Culture Festival 2025 Sumenep

Jadwal Pembahasan Enam Raperda Prioritas

Berdasarkan keputusan DPRD pada 26 September 2025, sebanyak enam Raperda ditetapkan untuk dibahas lebih lanjut melalui Panitia Khusus (Pansus). Pembahasan dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober hingga 20 Desember 2025.

Keenam raperda prioritas tersebut adalah:

  1. Raperda tentang Penyertaan Modal PT WUS.
  2. Raperda tentang Visi Pendidikan Nasional.
  3. Raperda tentang Perlindungan Keris.
  4. Raperda tentang Sistem Kesehatan Kabupaten.
  5. Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petambak Garam.
  6. Pedoman Penanganan Pencemaran Air Permukaan bagi Pengusaha Tambak Udang.
Baca Juga :  Menarik! Permainan Dadu Tambang Ilegal, DPRD dan Polres Sumenep Beda Pernyataan

Dengan penetapan 39 raperda dalam Propemperda 2025 ini, DPRD dan Pemkab Sumenep diharapkan mampu melahirkan regulasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat, mendorong pembangunan daerah, serta memperkuat perlindungan bagi kelompok rentan seperti petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:24 WIB

TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terbaru