Syukuran Musim Tembakau, PR Bahagia Umrahkan Dua Petani Sumenep

Senin, 6 Oktober 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dua Petani Asal Sumenep saat mendapat Hadiah Umrah dari Bos PR Bahagia Abah Haji Mukmin

Foto. Dua Petani Asal Sumenep saat mendapat Hadiah Umrah dari Bos PR Bahagia Abah Haji Mukmin

SUMENEP, nusainsider.com Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai halaman gudang Perusahaan Rokok (PR) Bahagia di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Minggu malam (5/10/2025).

Perusahaan yang dikenal dekat dengan para petani tembakau ini menggelar acara doa bersama sebagai ungkapan syukur atas berakhirnya musim pembelian tembakau tahun ini.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pihak perusahaan dan para mitra, tetapi juga disemarakkan dengan pengundian hadiah umrah.

Dua peserta beruntung berhasil membawa pulang tiket ibadah ke Tanah Suci, yakni Safraji, warga Desa Ketawang Parebaan, Kecamatan Ganding, serta Moh Rais, warga Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk.

Pemilik PR Bahagia, H. Mukmin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran musim tembakau tahun ini, meski diwarnai cuaca yang tidak menentu akibat intensitas hujan tinggi.

Ia menegaskan komitmen perusahaannya untuk tetap membeli tembakau dari petani dan bandul tanpa mengurangi harga yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Meski kondisi cuaca kurang bersahabat, kami tetap membeli hasil tembakau sesuai harga yang ditentukan pemerintah. Ini bentuk komitmen kami kepada petani dan bandul,” ujar pria yang akrab disapa Bos HM itu dengan tegas.

Menurutnya, musim tembakau tahun ini menjadi bukti konsistensi PR Bahagia dalam menjaga hubungan baik dengan para petani.

Baca Juga :  Kepala Bappeda Sumenep Ajak Warga Tebarkan Kebaikan di Bulan Ramadan

Ia mengungkapkan, serapan tembakau oleh perusahaan tahun 2025 mencapai 102,765 ton, angka yang menunjukkan kepercayaan besar masyarakat terhadap kinerja PR Bahagia.

Dalam proses pembelian, lanjut Bos HM, pihaknya tidak menggunakan sistem pengambilan contoh (sample) seperti yang diterapkan sejumlah gudang lain. Sistem tersebut dianggap bisa mengurangi rasa percaya antara petani dan pembeli.

“Kami percaya penuh pada petani. Setiap tembakau yang mereka bawa kami terima dengan menghargai kualitas dan kerja kerasnya, bukan hanya berdasarkan sampel. Itu bentuk kepercayaan kami terhadap mereka,” jelasnya.

Acara doa bersama ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam industri tembakau lokal. Bagi PR Bahagia, keberhasilan membeli dan menyerap hasil panen di tengah kondisi cuaca sulit merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Baca Juga :  Halal Bihalal, Semangat Baru Arif Firmanto Lanjutkan Estafet Kepemimpinan di Bappeda Sumenep

Selain itu, Bos HM menyebut bahwa program hadiah umrah bagi petani dan bandul bukan hal baru. Program tersebut telah berjalan sejak tahun 2023 dan menjadi tradisi tahunan sebagai wujud apresiasi perusahaan terhadap loyalitas mitra kerjanya.

“Hadiah umrah ini adalah bentuk rasa syukur kami. Sekaligus motivasi agar para bandul dan petani tetap semangat menghadapi musim tembakau berikutnya,” ujarnya.

Malam doa bersama tersebut diakhiri dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Para petani tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga akhir.

Baca Juga :  Antisipasi Potensi Fatal Musim Hujan, DLH Sumenep Lakukan Pemangkasan di Sejumlah Lokasi

Sejumlah peserta mengaku kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang jarang terjadi, sekaligus bukti bahwa PR Bahagia tidak sekadar menjadi pembeli tembakau, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat di sekitar gudang.

“Kami senang sekali bisa hadir di acara ini. Selain doa bersama, ada kebersamaan dan kepedulian dari perusahaan yang benar-benar terasa,” ungkap salah satu petani asal Kecamatan Ganding.

Dengan berakhirnya musim tembakau 2025, PR Bahagia berharap hubungan harmonis antara perusahaan, petani, dan bandul terus terjaga.

Komitmen untuk membeli hasil panen lokal serta memberikan apresiasi bagi mitra kerja menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan industri tembakau di Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Program PPM 2026 Diselaraskan, Medco dan Pemkab Sumenep Pastikan Tepat Sasaran
Agenda Serasi di RSUD Sumenep, Kolaborasi Nasional Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas
Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau
Digitalisasi hingga Layanan Intensif Diperkuat, RSUD Sumenep Jawab Kebutuhan Kesehatan Masyarakat
Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:43 WIB

Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:34 WIB

Program PPM 2026 Diselaraskan, Medco dan Pemkab Sumenep Pastikan Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:23 WIB

Agenda Serasi di RSUD Sumenep, Kolaborasi Nasional Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:24 WIB

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:32 WIB

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Berita Terbaru

Foto. Ilustrasi

Lifestyle

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Kamis, 4 Jun 2026 - 16:16 WIB