Tonaas LMI Minsel Minta APH Usut Tuntas Kematian Balita Di Minsel

Rabu, 23 Agustus 2023 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINSEL, Nusainsider.com Kematian tidak wajar seorang balita Kenzo Latando umur 3 tahun di tompaso baru yang diduga disebabkan oleh tindak kekerasaan menimbulkan pertanyaan di tengah keluarga dan masyarakat, dikarenakan keadaan jenasah banyak luka di sekujur tubuh.

Tonaas LMI Minsel Tommy Pantow berharap Kepolisian dapat melakukan penyidikan lebih intens dan menyeluruh lagi.

Ketidak wajaran kematian anak Kenzo Latando telah di laporkan ke polsek Tompaso baru, Dengan Laporan Polisi nomor :LP/48/VIII/2023/Sek-Tpsb tertanggal 15 Agustus 2023 di Polsek Tompaso Baru.

Di dalam perkara kematian ini diduga kuat telah terjadi penganiayaan yang pada akhirnya berujung pada kematian balita, karena terlihat jelas pada keadaan jenasah yang banyak luka lebam di sekujur tubuh.

Baca Juga :  Kresek Hitam Milyaran Rupiah ; Fauzi As Akan Laporkan Dugaan Pemerasan Mantan Pejabat M1

Sesuai dengan laporan polisi diatas perkara ini di laporkan oleh EL(33) swasta yang juga tidak lain adalah ayah korban. Dalam LP tersebut Penganiayaan diduga dilakukan oleh FW.

Melihat hal ini Ketua LMI Minsel Tonaas Tommy Pantow menyampaikan “Kasus ini perlu dikawal, Sebagai pimpinan lembaga adat LMI Minsel saya ikut terpanggil dan kami siap kawal dengan mendukung proses hukum di mulai dari visum terhadap korban sehingga apa yang di diduga dapat terungkap di mata hukum”jelas Tonaas Tommy Pantow.

Dugaan kuat kematian anak Kenzo merebak oleh berubah-ubahnya informasi soal kronologi penyebab kematian yang berkembang, beredar informasi jatuh dari mobil grand max yang parkir dan jatuh dari mobil mainan.

Baca Juga :  Kartu Ditahan, Dana Ditarik Sepihak: Skandal PKH di Pulau Saebus Terkuak

Dalam kesempatan yang sama Tonaas Tommy Pantow meminta kasus yang tengah ditangani polsek Tompaso Baru “Kami meminta proses hukum yang tengah berjalan dan berharap kasus ini dapat terungkap secara terang benderang sehingga jika hal ini berujung pidana maka pelaku dapat di hukum berat sesuai Undang-undang, Mengingat yang menjadi korban adalah anak dibawah umur sehingga perlu di kawal dan di perjelas aturan hukum yang berlaku “

“Saya berharap kepolisian dapat meminta keterangan lebih lanjut terhadap pelaku dan mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti sambil menunggu hasil otopsi” harap Tonaas LMI Minsel Tommy Pantow

Baca Juga :  PPI Sumut Apresiasi Gerak Cepat Kapolsek Medan Baru Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Panwascam

Lebih lanjut Topan menyampaikan “Kematian korban bagi saya sangat ganjal karena ada memar di testa, luka robek kepala belakang, hidung kayak ada cakaran, dan memar biru sekujur badan. Kalau jatuh dari oto mainan atau dari kendaraan grand max tidak seperti ini.

Seperti diketahui dukungan LMI Minsel terhadap kasus ini semua pembiayaan untuk Visum di tanggung secara pribadi oleh Tonaas Tommy Pantow sebagai wujud kepedulian dan hadirnya LMI Minsel di tengah masyarakat sebagai lembaga adat yang fokus demi kemaslahatan masyarakat.

Winsy.W

Loading

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Kasus Rokok Ilegal Pamekasan Naik Level, PR HJS Terseret Radar KPK
Viral Siswa Muntah, Muncul Klarifikasi: Fakta Baru atau Upaya Redam Isu?
Geger! 27,83 Kg Diduga Kokain Ditemukan di Pantai Giligenting, Polisi Buru Jaringan Besar
Laporan Masuk Sejak Idulfitri, Kasus Penganiayaan di Sapeken Belum Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Kasus Rokok Ilegal Pamekasan Naik Level, PR HJS Terseret Radar KPK

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Viral Siswa Muntah, Muncul Klarifikasi: Fakta Baru atau Upaya Redam Isu?

Selasa, 14 April 2026 - 07:25 WIB

Geger! 27,83 Kg Diduga Kokain Ditemukan di Pantai Giligenting, Polisi Buru Jaringan Besar

Jumat, 10 April 2026 - 16:45 WIB

Laporan Masuk Sejak Idulfitri, Kasus Penganiayaan di Sapeken Belum Tuntas

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB