Tragis! Bocah 4 Tahun diduga mendapat Kekerasan seksual, Ayah Korban Lapor Polisi

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Seorang remaja di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, berinisial MH diduga mencabuli bocah berusia 4 tahun. Pelaku yang masih duduk di bangku madrasah tsanawiah tersebut melancarkan aksinya di rumahnya pada 24 Desember 2025.

Orang tua korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumenep. Laporan perkara ini tercatat dalam Laporan Polisi  Nomor: STTLP/B/11/1/2026/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR.

Ayah korban berinisial S (39) menceritakan bahwa anaknya setiap hari tinggal bersama nenek dan kedua kakaknya.

“Kebetulan saya dan istri bekerja di Jakarta,” ungkapnya, Senin (12/1/2026).

Pada 24 Desember 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, S mengaku ditelepon oleh iparnya bahwa anaknya mengeluh sakit di bagian kemaluannya.

“Setelah ditanya oleh ipar, anak saya bercerita, awalnya dia disuruh neneknya mengantar makanan. Saat melintas di depan rumah MH, anak saya dipanggil. Ya, anak saya mendatangi terlapor di rumahnya,” imbuhnya.

Saat berada di rumah MH itulah, kata S, aksi amoral tersebut terjadi.

“Anak saya disuruh tidur oleh terlapor. Lalu, terlapor memasukkan kelaminnya ke kelamin anak saya,” jelasnya.

Mengetahui kabar tersebut, S mengaku kaget dan ingin segera pulang dari Jakarta. Namun, S baru bisa pulang ke kampung halaman pada 4 Januari 2026 kemarin.

“Setiba di rumah, saya menindaklanjuti kejadian tersebut dan mendatangi keluarga terlapor. Saat bertanya kepada terlapor, dia tidak mengakui perbuatannya,” terangnya.

Karena terlapor tidak mengakui perbuatannya, S kemudian membawa anaknya ke bidan desa untuk melakukan pemeriksaan.

“Hasilnya, menurut bidan, alat kelamin anak saya mengalami luka. Atas dasar tersebut, saya melaporkan kejadian ini ke Polres Sumenep,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumenep Nurul Sugiyati mengatakan bahwa setelah melapor ke Polres Sumenep, korban menjalani Visum er Repertum (VeR) di RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep.

“VeR-nya sudah dilakukan di RSUDMA Sumenep, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB,” ungkapnya, Senin (12/1/2026).

Kata Nurul, hasil VeR korban pencabulan tersebut hingga kini belum keluar. “Meski belum keluar, tapi sudah ada bunyi atau memenuhi unsur pencabulan dari hasil pemeriksaan itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  STITA EXPO 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Pelajar Sumenep Adu Bakat dan Prestasi

Terpisah, Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Agus Rusdianto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan pencabulan terhadap balita tersebut.

“Laporan sudah kami terima dan masih proses penyelidikan. Kami akan mengedepankan perlindungan kepada korban. Penyidik akan mengumpulkan keterangan saksi dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melengkapi alat bukti,” singkatnya

Loading

Penulis : Wafa

Sumber Berita : Mediajatim.com

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru