Bupati Sumenep: BPJS Harus Hadir Tanpa Diskriminasi

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo.

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo.

SUMENEP, nusainsider.comDalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 BPJS Kesehatan, Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan harapan agar lembaga tersebut terus menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berpihak pada rakyat.

“Selamat ulang tahun ke-57 untuk BPJS Kesehatan. Semoga terus menjadi mitra terbaik masyarakat dalam pemenuhan hak kesehatan yang adil dan merata,” kata Bupati Fauzi dalam keterangannya, Rabu (17/7/2025).

Menurut Bupati, selama ini BPJS Kesehatan berperan penting dalam menjamin layanan kesehatan, tak terkecuali bagi masyarakat di daerah terpencil dan kepulauan Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Akses Antar Dusun Rusak Parah, Warga Montorna Pertanyakan Transparansi Dana Desa 1,4M

Ia menilai kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat membantu rakyat kecil agar tidak lagi cemas terhadap biaya berobat yang kian tinggi.

“Perjalanan 57 tahun tentu bukan waktu yang sebentar. Banyak tantangan telah dilalui. Saya berharap BPJS Kesehatan ke depan semakin profesional, humanis, dan mampu melayani tanpa diskriminasi,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas, hingga klinik swasta, demi menjamin layanan yang berkualitas bagi seluruh peserta.

Baca Juga :  Merasa ditipu Oknum Apel Jabaan-Manding, Warga setempat Akan Laporkan Penggelapan Uang

Menurutnya, kualitas sistem jaminan kesehatan tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari kecepatan layanan, keramahan petugas, serta kemudahan akses yang dirasakan masyarakat.

“Kesehatan adalah hak dasar warga negara. Maka BPJS Kesehatan harus hadir sebagai jembatan antara negara dan rakyat dalam mewujudkan masyarakat yang sehat,” tambahnya.

Dengan usia yang semakin matang, BPJS Kesehatan diharapkan terus melakukan perbaikan dan adaptasi terhadap tantangan zaman, termasuk melalui transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan.

“JKN adalah milik bersama. Melalui semangat gotong royong, kita wujudkan Indonesia yang semakin sehat dan sejahtera,” tandas Bupati.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau
Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur
Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup
ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:24 WIB

Penumpang Puji KMP DBS III, Akses Kepulauan Sumenep Kian Mudah dan Terjangkau

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:32 WIB

Jalan Rusak Lima Tahun, Masyarakat Montorna Minta Anggaran MBG Dialihkan untuk Infrastruktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dana Sudah Tersedia, Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Masih Menunggu Perbup

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:52 WIB

Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta

Berita Terbaru