2.105 Suspect Campak, Puskesmas Pamolokan Ngebut Imunisasi 4.250 Balita

Jumat, 5 September 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Imunisasi campak Puskesmas Pamolokan - Sumenep

Foto. Imunisasi campak Puskesmas Pamolokan - Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Puskesmas Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, menerapkan strategi khusus untuk mengejar target imunisasi campak bagi balita.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kasus campak yang kini telah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Sumenep.

Kepala Puskesmas Pamolokan, drg Novia Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa target imunisasi campak di wilayahnya mencapai 4.250 balita berusia 9 bulan hingga 7 tahun. Mereka tersebar di sembilan desa di Kecamatan Kota Sumenep.

“Kami memiliki micro planning untuk menuntaskan target imunisasi campak, yaitu dengan menerjunkan enam tim setiap hari,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/9/2025).

Hingga kini, Sumenep mencatat 2.105 suspect campak, dan 17 balita dilaporkan meninggal, seluruhnya dengan riwayat tanpa imunisasi. Kondisi tersebut mendorong Pemkab Sumenep melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi campak rubella secara massal yang dimulai hari ini.

Baca Juga :  Desa Sapeken dapat Penghargaan Good Governance dan Lencana Desa Mandiri dari KemendesPDTT

Selama dua minggu ke depan, tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas dan Puskesmas Pembantu di Kabupaten Sumenep akan melakukan imunisasi kepada lebih dari 74 ribu balita berusia 9 bulan hingga 7 tahun.

Menurut Novi Sapaan akrabnya, khusus di wilayah Puskesmas Pamolokan, enam tim kesehatan diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah untuk mempercepat cakupan imunisasi. Pada hari pertama pelaksanaan ORI, pihaknya menargetkan 900 anak menerima imunisasi.

Baca Juga :  Viral Pelecehan Terhadap Kyai Annuqayah, IAA Timur daya Kecam Begini

Ia optimistis target tersebut dapat tercapai lebih cepat dari jadwal.

“Kami diberi waktu dua minggu: satu minggu di lapangan dan satu minggu evaluasi. Namun kami yakin, untuk wilayah Puskesmas Pamolokan, imunisasi akan tuntas dalam kurang dari satu minggu,” tegasnya.

Novi menambahkan, tim yang diturunkan langsung ke sekolah merupakan tim khusus, berbeda dari tim Posyandu yang tetap berjalan sesuai jadwal.

Baca Juga :  Prinsip 5B Jadi Fondasi JSI Sumenep Bangun Profesionalisme Jurnalis

“Tim ini memang kami siapkan khusus untuk imunisasi campak, sementara Posyandu tetap pada agenda rutin masing-masing,” jelasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru