Akhir Tahun 2024, Polres Sumenep Ungkap Ratusan Kasus Kriminal, Narkoba dan Tabrak Lari

Selasa, 31 Desember 2024 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Kepolisian Resor (Polres) Sumenep menggelar konferensi pers akhir tahun 2024 Setidaknya ada ratusan kasus kriminal yang berhasil diungkap dan diselesaikan, Selasa (31/12/2024).

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M mengatakan, selama tahun 2024 kejadian tindak pidana di Kota keris mengalami penurunan.

“Kejadian tindak pidana mengalami penurunan 6,3%, dan penyelesaiannya juga mengalami penurunan 15%,” kata Akbp Henri.

Ia mengungkapkan, kejadian tindak pidana di tahun 2024 mencapai 560 kejadian, sedangkan di tahun 2023 lalu sebanyak 598 kejadian.

“Tahun 2023 kasus yang diselesaikan mencapai 378, di tahun 2024 kita berhasil menyelesaikan 321 kasus,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, sepanjang tahun 2024 kasus narkoba yang berhasil diungkap sebanyak 75 kasus. Dengan jumlah tersangka 108 orang. Barang bukti dari ungkap kasus narkoba 210,33 gram sabu-sabu, pil inex 24 butir, Pil YY 3,331 butir dan kriteria tersangka sebagai pengedar 55 orang, kurir 24 orang dan pemakai 29 orang,” sebutnya merinci.

Baca Juga :  ALARM Gedor Kapolda Jatim: Buka Lagi Kasus Pokir dan BSPS di Sumenep

Sementara untuk Satuan Lalu-lintas Polres Sumenep, berhasil mengungkap 40 kasus tabrak lari sejak Januari – Desember 2024. Kemudian untuk pelanggaran knalpot borong sebanyak 82 unit kendaraan roda 2.

“Untuk jumlah laka-lantas mengalami kenaikan di tahun 2024, sebanyak 395 kejadian, sedangkan tahun 2023 sebanyak 393 kejadian. Korban meninggal dunia tahun 2024 sebanyak 41 orang, luka berat 13 orang dan luka ringan 552 orang.,” imbuhnya.

Ditambahkan, Selain itu, jumlah tilang 2024 mengalami kenaikan menjadi 4.826, di tahun 2023 sebanyak 3.167,” Paparnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru