AKP Ismail : Kami Akan Lakukan Patroli Sekitar TKP

- Pewarta

Minggu, 28 Mei 2023 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, nusainsider.com — Aksi begal kini kembali terjadi di kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kasus tersebut kembali mencuat setelah salah seorang pria menjadi korban pembegalan yang berinisial MD (30) membuat sebagian masyarakat merinding dan mereka was-was untuk keluar rumah khususnya dimalam hari.

Korban MD membenarkan dirinya diancam menggunakan ketapel (red. busur) dan mendapati beberapa pelaku begal bebas berkeliaran di sekitar Kompleks Unhas Jalan Sunu Kelurahan Lembo Kota Makassar.

“Kejadian tersebut membuat dirinya syok serta trauma untuk melintas dipertigaan Kompleks Unhas Jalan Sunu samping kantor lurah lembo, bagaimana tidak saat itu oknum begal tersebut di bawah pengaruh minuman keras alias mabuk serta membawa ketapel lengkap dengan anak panahnya,” kesal korban MD.

Lanjut MD yang juga seorang aktifis itu, oknum pelaku tersebut membentangkan ketapelnya di hadapan saya saat mengendarai motor. Ia pun mengaku baru kali ini dirinya kena begal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Saya kaget saat melintas di jalan tersebut, saya langsung dihadang oleh seorang oknum begal ‘nakal’ itu, sembari membentangkan ketapelnya,” ucap MD emosi.

MD menambahkan lagi, saat merasa terdesak akibat intimidasi oknum begal itu, dirinya berinisiatif untuk segera tancap gas, alhasil korban MD berhasil menjauh dari oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

Selanjutnya, MD mengambil inisiatif untuk segera menghubungi Call Center Polsek Tallo, dan langsung mendapatkan respon secara cepat dari pihak kepolisian dengan mendatangi langsung tempat kejadian pembegalan itu.

Setelah beberapa orang personel Polsek Tallo datang ke TKP, korban MD segera melaporkan kejadian yang ia alami di SPKT Polsek Tallo dengan Nomor : STPL/262/V/2023/SPKT/POLSEK TALLO/ RESTABES MKSR/ POLDA SUL-SEL.

Saat di konfirmasi awak media ini, Kapolsek Tallo membenarkan adanya laporan korban MD dan mengatakan saat ini sudah proses Lidik.

Menurutnya, ancaman laporan korban diduga akibat adanya intimidasi dari oknum pelaku begal tersebut, Ini akan kami lakukan Patroli malam di titik TKP”, tandas Kapolsek Tallo AKP Ismail.

Loading

Baca Juga :  Pj Bupati Bogor Siap Menyelesaikan Polemik Truk Tambang Parung Panjang

Berita Terkait

Bioskop Ipar Adalah Maut Tayang di Sumenep, Mau? Segera Pesan Ticket disini
SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS
Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya
SKK Migas Terus Mendorong Pelaksanaan Peningkatan TKDN di Hulu Migas
di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses
Viral Vidio Aksi Mahasiswa Bubarkan Kegiatan Bimtek Se Kab. Palas, Diduga Dana 12 M Diselewengkan
Pengawasan Anak Putus Sekolah di Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara
Bukti Implementasi Jatim CETTAR, Ning Lia Sebut Bus Jatim Multiplier Effect

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:00 WIB

Bioskop Ipar Adalah Maut Tayang di Sumenep, Mau? Segera Pesan Ticket disini

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:49 WIB

SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:41 WIB

Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:11 WIB

SKK Migas Terus Mendorong Pelaksanaan Peningkatan TKDN di Hulu Migas

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:17 WIB

di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses

Minggu, 9 Juni 2024 - 15:34 WIB

Viral Vidio Aksi Mahasiswa Bubarkan Kegiatan Bimtek Se Kab. Palas, Diduga Dana 12 M Diselewengkan

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:05 WIB

Pengawasan Anak Putus Sekolah di Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:57 WIB

Bukti Implementasi Jatim CETTAR, Ning Lia Sebut Bus Jatim Multiplier Effect

Berita Terbaru