Bukan Tidak Diangkut, Ternyata Ini Penyebab Adanya Tumpukan Sampah di Kabupaten Bogor

- Pewarta

Senin, 12 Juni 2023 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala DLH Kabupaten Bogor, Ade Yana Mulyana (ist/nusainsider.com)

Foto. Kepala DLH Kabupaten Bogor, Ade Yana Mulyana (ist/nusainsider.com)

CIBINONG, nusainsider.com Selain kesadaran masyarakat, banyaknya tumpukan sampah baik dipinggir jalan dan lahan kosong di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, ternyata akibat minimnya Armada pengangkut sampah dan lokasi pembuangan akhir sampah yang minim.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Ade Yana Mulyana. Menurutnya, minimnya tempat pengelolaan sampah di Kabupaten Bogor menjadi salah satu faktor adanya penumpukan sampah.

Untuk Kabupaten Bogor, setiap pengangkutan sampah akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Galuga yang saat ini sudah semakin menggunung.

“Dari Bogor Timur, Barat, Selatan dan Utara, kita setiap hari rutin mengangkut sampah dan dibuang ke TPA Galuga. Disana juga sudah menumpuk sampah dan hampir overload,” katanya kepada awak media, Senin(12/6/23).

Baca Juga :  Rakerdis LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi Lahirkan Program-Program Umum Demi Wujudkan Bela Negara

Ade Yana menyebut, dari jumlah 300 Armada yang dimiliki DLH, hanya 270 yang beroperasi lantaran sisanya sudah tidak bisa digunakan lagi. Apalagi dengan luasan wilayah dan jumlah penduduk serta makin banyaknya perumahan yang berdiri, akan menambah jumlah sampah yang dihasilkan.

“Kita punya 300 armada, tapi hanya 270an yang bisa digunakan, sedangkan 30 armada lainnya sudah dalam keadaan tidak layak beroperasi. Hal itu berdampak pada pengangkutan sampah yang setiap hari semakin bertambah jumlahnya,” jelasnya.

“Terlebih untuk Kabupaten Bogor ini makin banyak perumahan yang berdiri dan makin banyak jumlah warga yang mengahsilkan sampah. Tapi tidak dibarengi dengan tempat pengelolaan sampahnya. Itu juga menjadi salah satu faktor sampah bisa menumpuk,” tambahnya.

Baca Juga :  Upaya Menangani Kekeringan, BPBD Bogor Gerak Cepat Bantu Masyarakat Setempat

Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor ini berharap, Pemerintah Kabupaten Bogor dapat memiliki tempat pengelolaan sampah di setiap wilayah yaitu Bogor Bagian Timur, Utara, Selatan dan Barat.

“Kalau di setiap wilayah bisa memiliki tempat pengelolaan sampah sendiri, tidak akan terjadi lagi penumpukan sampah baik dipinggir jalan dan ditempat lainnya. Saya sudah ajukan hal itu ke Pemkab Bogor, namun belum disetujui,” tukasnya.

Loading

Berita Terkait

Deputi Bidang Infokom Brigade Manguni Decky Maskikit Angkat Bicara Berantas Mafia Solar Di Sulut
Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok
Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama
Ketika Ning Dan ‘Santri’ Sama-sama Selangkah Menuju Parlemen, Berkah NU?
Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya
Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan
Berikut Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur XIV Potensi Lulus 10 Besar
Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:23 WIB

Deputi Bidang Infokom Brigade Manguni Decky Maskikit Angkat Bicara Berantas Mafia Solar Di Sulut

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:59 WIB

Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok

Senin, 26 Februari 2024 - 22:44 WIB

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama

Senin, 26 Februari 2024 - 16:45 WIB

Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya

Senin, 26 Februari 2024 - 14:20 WIB

Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan

Senin, 26 Februari 2024 - 12:57 WIB

Berikut Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur XIV Potensi Lulus 10 Besar

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:23 WIB

Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:49 WIB

Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali

Berita Terbaru

Nasional

Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:59 WIB