Duel Sengit di Popnas 2025: Fetum Muksin Persembahkan Perak untuk Sumenep

Sabtu, 8 November 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Atlet Pencak Silat dari Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep, Fetum Muksin Alkatiri.

Foto. Atlet Pencak Silat dari Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep, Fetum Muksin Alkatiri.

SUMENEP, nusainsider.com Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet muda asal Kabupaten Sumenep.

Atlet Pencak Silat dari Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep, Fetum Muksin Alkatiri, sukses meraih medali perak pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Jakarta.

Bappeda Sumenep

Fetum yang memperkuat kontingen Jawa Timur tampil luar biasa sejak babak penyisihan hingga final. Namun, di partai puncak, ia harus mengakui keunggulan tipis lawannya dari kontingen Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan skor akhir 54-59.

Pertarungan berlangsung sengit dan menegangkan. Kedua pesilat saling kejar nilai sejak awal laga. Bahkan, hingga detik-detik terakhir, peluang kemenangan masih terbuka lebar bagi Fetum. Namun dewi fortuna belum berpihak, dan medali perak pun menjadi hasil akhir perjuangannya.

Ketua PSN Perisai Putih Cabang Sumenep, Imam Syafi’i, SH, mengungkapkan rasa bangga dan haru atas pencapaian anak didiknya tersebut.

Ia menyebut hasil ini sebagai bukti nyata bahwa atlet Sumenep mampu bersaing di level nasional.

“Alhamdulillah, Fetum berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya. Walau kalah tipis, medali perak di ajang sebesar Popnas ini adalah kebanggaan luar biasa bagi kami dan bagi masyarakat Sumenep,” ujar Imam Syafi’i kepada nusainsider.com, Sabtu malam (8/11/2025).

Menurut Imam, keberhasilan Fetum menembus babak final bukanlah hal mudah. Lawan-lawan yang dihadapi di ajang Popnas merupakan pesilat terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Sumenep Mendunia Lewat Harmoni Budaya, Bupati Fauzi Terima Penghargaan SMSI Award 2025

Namun, dengan semangat pantang menyerah dan teknik bertarung yang matang, Fetum mampu melangkah jauh hingga podium.

“Pertandingan tadi benar-benar menegangkan, karena selisih nilainya sangat tipis. Tapi semangat juang dan mental bertanding yang ditunjukkan Fetum luar biasa. Ini membuktikan bahwa atlet dari Sumenep mampu bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan yang konsisten dilakukan oleh PSN Perisai Putih Sumenep.

Ia menyebut, sejak awal pihaknya berkomitmen menyiapkan generasi muda agar tidak hanya tangguh secara teknik, tetapi juga memiliki karakter dan sportivitas tinggi.

Baca Juga :  Maling Teriak Maling! Aktivis ALARM Desak Kejati Bertindak Tegas

Ia menegaskan bahwa kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Bagi pihaknya, keberanian dan mental juang di arena adalah cerminan sejati dari jiwa pendekar muda yang sesungguhnya.

“Kami bangga bukan hanya karena medalinya, tetapi karena Fetum bisa menunjukkan karakter pesilat sejati. Ia berjuang sampai akhir dengan menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kehormatan,” tegasnya.

Imam juga memastikan, PSN Perisai Putih Sumenep akan terus melakukan pembinaan jangka panjang terhadap para atlet muda. Pihaknya tengah menyiapkan program latihan intensif sebagai persiapan menghadapi berbagai kejuaraan di masa mendatang.

“Perjalanan Fetum masih panjang. Kami sudah menyiapkan program latihan untuk menghadapi event berikutnya, termasuk Porprov Jawa Timur 2027. Tahun 2026 nanti, dia juga akan kami turunkan di beberapa kejuaraan agar terus terasah,” ungkapnya.

Ia berharap, keberhasilan Fetum menjadi inspirasi bagi atlet muda lainnya di Sumenep untuk terus berlatih dan menorehkan prestasi.

Menurutnya, capaian ini adalah bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan dukungan semua pihak dapat membawa nama daerah ke tingkat nasional.

“Kami ingin hasil ini menjadi motivasi bagi atlet muda lain agar tak mudah menyerah. Sumenep punya banyak potensi, tinggal bagaimana kita mengasahnya dengan serius dan terarah,” tutur Imam.

Selain itu, Imam tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Sumenep atas dukungan dan doa yang mengalir selama ajang Popnas berlangsung.

Baca Juga :  Astaga! Inovasi Achmad Fauzi Kepada Nelayan Tersampaikan Utuh Pada Debat Kedua

Ia menilai semangat kebersamaan masyarakat menjadi energi tersendiri bagi para atlet yang bertanding membawa nama Jawa Timur.

“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumenep atas doa dan dukungannya. Tanpa dukungan itu, semangat bertanding anak-anak kami tak akan sekuat ini,” pungkasnya.

Dengan torehan medali perak di Popnas 2025, nama Fetum Muksin Alkatiri kini masuk dalam deretan atlet muda potensial yang berpeluang besar mengharumkan nama Sumenep di level nasional bahkan internasional.

Ia menjadi simbol semangat baru bagi dunia olahraga pencak silat Madura bahwa dari ujung timur Pulau Garam, lahir pendekar-pendekar muda yang siap menorehkan sejarah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bupati Cup 2026 Bergulir, sonGENnep Futsal Series Jadi Ajang Seleksi Atlet Madura
Atlet Pembawa Martabat Bangsa, Lia Istifhama Tekankan Jaminan Pascakarier
Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket
48 Tim Ramaikan SonGENnep Futsal Series Piala Bupati 2026
RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
banner 325x300

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:43 WIB

Atlet Pembawa Martabat Bangsa, Lia Istifhama Tekankan Jaminan Pascakarier

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:42 WIB

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:12 WIB

48 Tim Ramaikan SonGENnep Futsal Series Piala Bupati 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:38 WIB

RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:25 WIB

Dari Turnamen Lokal Menuju Level Nasional, Songennep FC Siapkan Atlet Futsal Sumenep

Berita Terbaru