Ekonomi Sumenep Melejit 2025: PDRB Tembus 6,46 Persen, Lampaui Target RPJMD

Senin, 24 November 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU.,ASEAN Eng.

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU.,ASEAN Eng.

SUMENEP, nusainsider.com Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep sepanjang tahun 2025 menunjukkan performa yang sangat menggembirakan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumenep pada Triwulan I tercatat melesat hingga 6,46 persen (y-on-y), sementara Triwulan II tetap berada pada tren kuat dengan pertumbuhan 5,50 persen, jauh melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ditetapkan hanya 4 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata efektivitas kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari fokus Pemkab dalam memperkuat sektor-sektor unggulan daerah.

Baca Juga :  Reaktivasi Layanan Poli Klinik Ortopedi, RSUDMA Datangkan Dokter Spesialis Baru

Arif menjelaskan bahwa strategi percepatan ekonomi dilakukan melalui kebijakan terpadu yang mencakup penguatan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Seluruh perangkat daerah, kata dia, diarahkan untuk bekerja serentak agar program pembangunan memiliki dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan, termasuk bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

“Seluruh perangkat daerah kami pacu untuk bergerak serentak. Mulai dari perencanaan hingga eksekusi di lapangan harus berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, termasuk hingga ke wilayah kepulauan,” tegas Arif.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi katalis utama penggerak akselerasi ekonomi daerah. Dengan menggandeng pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Sumenep mampu mengoptimalkan potensi besar yang dimilikinya, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru.

“Sumenep punya potensi sangat besar. Dengan kolaborasi, kita optimistis bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja,” ujarnya.

Menurut Arif, pertumbuhan tinggi pada Triwulan I dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga dan kelancaran distribusi barang menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga :  Matangkan Komitmen 2024, PT BPRS Bhakti Sumekar Akan Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Sementara perlambatan di Triwulan II merupakan kondisi wajar akibat siklus pascapanen dan fluktuasi harga komoditas. Kendati demikian, stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.

Di tengah tren positif tersebut, Pemkab Sumenep tetap mewaspadai sejumlah tantangan strategis. Beberapa isu krusial yang menjadi perhatian antara lain stabilitas harga pangan, peningkatan akses logistik terutama ke wilayah kepulauan, penguatan daya saing produk lokal, hingga peningkatan investasi di sektor produktif.

Baca Juga :  Ia Terlihat Bahagia, Padahal Sedang Bertahan dari Luka

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, Pemkab Sumenep akan terus mengintensifkan langkah-langkah strategis, termasuk penguatan kebijakan lintas sektor, pemberian dukungan regulasi, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program pembangunan.

Dengan kerja bersama dan pengelolaan potensi daerah secara optimal, pemerintah optimistis Kabupaten Sumenep dapat mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi positif sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong
JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event
Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa
OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep
Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026
Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Senin, 7 September 2026 - 06:27 WIB

JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event

Senin, 7 September 2026 - 05:33 WIB

Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Minggu, 6 September 2026 - 14:13 WIB

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Minggu, 6 September 2026 - 06:16 WIB

Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Sabtu, 5 September 2026 - 22:50 WIB

Gemuruh Tongtong Kembali Kuasai Sumenep, 27 Grup Se-Madura Tampil Spektakuler

Berita Terbaru

Foto. Grup Musik tong-tong Angin Ribut Tadi Malam, Sabtu 5 September 2026

Lifestyle

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:13 WIB