Koperasi Merah Putih, Langkah Strategis Desa Tamidung Menuju Kemandirian Ekonomi

Selasa, 6 Mei 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Giat Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) Tamidung kecamatan Batang-batang.

Foto. Giat Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) Tamidung kecamatan Batang-batang.

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) pada Senin (05/05/2025). Agenda utama kegiatan ini adalah pembentukan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Koperasi ini merupakan bagian dari program yang digulirkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) untuk mendorong penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal yang dimiliki masing-masing wilayah.

Bappeda Sumenep

Kepala Desa Tamidung, Abd. Basith, S.Sy., M.H., menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah desa untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui konsep kemandirian produktif.

“Dengan latar belakang ekonomi warga yang berbeda-beda serta potensi desa yang beragam, koperasi ini adalah wadah bagi semua kalangan untuk berkembang bersama,” ujar Basith yang dikenal sebagai sosok kades muda penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa setiap desa memiliki karakteristik dan sumber daya yang khas. Potensi inilah yang menurutnya perlu digali dan dikembangkan agar dapat menunjang pertumbuhan ekonomi lokal secara maksimal.

“Kami ingin potensi desa dimanfaatkan sebaik mungkin melalui sistem koperasi. Ini bukan sekadar organisasi, tapi alat pemberdayaan ekonomi yang berkeadilan,” tambahnya.

Basith juga berharap, kehadiran Koperasi Merah Putih di Tamidung tidak hanya menjadi simbol kelembagaan, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional bahkan global.

“Kami ingin koperasi ini mampu menjadi penyokong warga agar tetap bisa bertahan dan berkembang di tengah perubahan ekonomi,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan dan penguatan kapasitas koperasi, agar bisa berperan aktif dalam menyerap dan mengelola potensi desa secara produktif.

“Semoga Koperasi Merah Putih ini menjadi ruang kolaboratif bagi warga untuk meningkatkan taraf hidup mereka melalui pengelolaan usaha yang berdaya saing,” tutur Basith menutup sambutannya.

Kegiatan Musdessus tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, antara lain perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Sumenep, unsur Forpimka Batang-Batang, Camat Batang-Batang, serta Kapolsek Batang-Batang.

Baca Juga :  Resmi! Ini Pengumuman dan Tahapan Selanjutnya bagi CPNS Sumenep 2024

Kehadiran lintas elemen ini dinilai sebagai bentuk sinergi dan dukungan terhadap penguatan kelembagaan ekonomi desa yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Melalui pembentukan koperasi ini, Pemerintah Desa Tamidung berharap masyarakat bisa lebih mandiri dalam mengelola potensi lokal dan tidak selalu bergantung pada bantuan eksternal dalam menjalankan roda ekonominya.

Baca Juga :  Bangun Kepercayaan, Kapolres Sumenep Turun Langsung Temui Warga

Pembentukan koperasi ini juga menandai langkah maju bagi Desa Tamidung dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong dan solidaritas antarwarga.

Loading

Penulis : Ali

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru